Legislator Fahira Idris Dukung Komitmen Paslon RIDO Cabut Saham Pemprov Jakarta di Perusahaan Bir

Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras Fahira Idris (keempat dari kanan) ikut menyaksikan paslon RIDO menandatangani 16 poin pakta integritas dalam rangkaian acara Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta di Cipayung Jakarta Timur, salah satu hasilnya menyepakati Paslon RIDO mencabut kepemilikan saham milik Pemprov Jakarta di PT Delta Djakarta secara keseluruhan. Foto: internet

Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras Fahira Idris mendukung komitmen pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) untuk melepas kepemilikan saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di perusahaan bir berbendara PT Delta Djakarta.

semarak.co-Hal itu disampaikan Fahira yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta dalam acara Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (14/11/2024).

Bacaan Lainnya

“Komitmen tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi warga Jakarta dalam menentukan pilihannya pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada. Bagi saya, komitmen ini adalah langkah berani yang patut diapresiasi,” katanya dalam keterangan tertulis seperti dilansir kompas.com – 14/11/2024, 15:41 WIB.

Tuntutan pelepasan kepemilikan saham tersebut telah lama menjadi aspirasi masyarakat yang terkendala persetujuan bulat dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode lalu. “Pasangan RIDO didukung mayoritas partai politik di DPRD DKI Jakarta sehingga pengambilan keputusan untuk menjual saham bir di DPRD, Insya Allah tidak akan menemui kendala,” ungkapnya.

Institusi pemerintahan, lanjut Fahira, tidak dianjurkan untuk memiliki saham di perusahaan minuman beralkohol. Diketahui, hasil dari kepemilikan saham tersebut tidak mencatatkan keuntungan yang signifikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

“Di dunia, mungkin hanya Pemprov Jakarta yang menjadi satu-satunya institusi pemerintah yang punya saham di pabrik bir. Menurut saya, hasil pelepasan saham tersebut dapat dialokasikan untuk pembangunan fasilitas publik dan pemenuhan kebutuhan dasar.

“Hingga investasi di berbagai bidang yang lebih bermanfaat. Dapat dialihkan untuk berinvestasi di bidang yang ada hubungannya dengan pembangunan, misalnya air bersih, yang sesuai dengan status Pemprov Jakarta sebagai institusi pelayanan publik,” jelasnya.

Selain itu, Fahira juga menambahkan bahwa Pemprov Jakarta dapat menunjukkan komitmennya untuk melindungi anak-anak dan remaja dari pengaruh minuman beralkohol melalui pelepasan kepemilikan saham tersebut.

“Jika dibanding dengan APBD DKI saat ini, sumbangan dana dari saham bir itu tidak berarti apa-apa. Jadi, tidak perlu dipertahankan. Dananya jauh lebih berguna bila dipakai untuk pembangunan Jakarta sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Fahira yang pendukung Anies Baswedan.

Sebagai tambahan informasi, paslon RIDO menandatangani 16 poin pakta integritas dalam Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta, salah satunya adalah mencabut kepemilikan saham milik Pemprov Jakarta di PT Delta Djakarta secara keseluruhan.

Adapun Pakta integritas tersebut ditandatangani Pasangan RIDO bersama perwakilan ulama Abuya KH Abdul Majid dan perwakilan tokoh sekaligus inisiator kegiatan KH Muhammad Thamrin. (net/kpc/smr)

 

sumber: kompas.com di WAGroup Persaudaraan Pejuang Perubahan Antar Daerah (postKamis14/11/2024)

Pos terkait