Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al-Bukhari International University (AIU) Batch 6 tahun 2026. Program ini membuka kesempatan bagi anak keluarga prasejahtera (mustahik) yang ingin melanjutkan jenjang studi ke Universitas.
Semarak.co – Pimpinan BAZNAS Idy Muzayyad, mengapresiasi Al-Bukhari International University atas kerja sama yang telah terjalin dalam program Beasiswa Cendekia BAZNAS. Menurutnya, program ini perwujudan persahabatan dua negara yakni Malaysia dan Indonesia.
“Semoga ini menjadi inspirasi dan semoga memberikan keberkahan, melahirkan kebaikan, baik bagi BAZNAS, Al-Bukhari dan juga para mahasiswa penerima beasiswa ini nanti,” ujar Idy, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Minggu (19/4/2026).
Idy berpesan kepada para mahasiswa penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sungguh-sungguh. Karena program beasiswa ini merupakan amanat yang harus dijaga dengan baik. “Kalian adalah duta bangsa Indonesia. Jaga sikap, taati aturan, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengubah masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi 2 BAZNAS M. Imdadun Rahmat menyampaikan program beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Bukhari International University ini hadir untuk memberikan bantuan kepada mustahik agar bisa mengakses pendidikan tinggi.
“Ini merupakan perwujudan dari visi BAZNAS nomor tiga yaitu terwujudnya penyaluran zakat infak sedekah yang efektif dalam rangka pengentasan kemiskinan, dalam rangka peningkatan kesejahteraan umat, dan dalam rangka pengurangan kesenjangan sosial,” terangnya.
Imdad menyampaikan, total penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Bukhari mencapai 153 mahasiswa yang berasal dari 22 provinsi. Melalui program ini, BAZNAS juga telah meluluskan 132 mahasiswa yang saat ini para alumni BCB IAU sebagian besar sudah bekerja sebagai expatriat di Malaysia.
“Ada yang juga di Thailand, di Australia, serta Taiwan. Artinya program beasiswa ini mampu menjadi pembuka akses bagi mereka untuk berkarir mencari pengalaman di luar negeri, dan alhamdulillah mayoritas mereka sudah memiliki penghasilan di atas nisab zakat,” ungkapnya.
Pimpinan BAZNAS Ajak Kaum Muda Manfaatkan Peluang Beasiswa BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat khususnya dari kalangan muda untuk memanfaatkan peluang program penguatan pendidikan berbasis zakat yang diselenggarakan BAZNAS dalam bentuk Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, menegaskan, pendidikan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya tujuan Asta Cita dalam membangun generasi unggul.
Idy menjelaskan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kalangan muda dari keluarga prasejahtera.
“Program BCB merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini selaras dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN serta Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Idy.
Idy menambahkan, hingga saat ini program BCB telah bekerja sama dengan 223 kampus, yang terdiri dari 171 perguruan tinggi di seluruh Indonesia serta 52 Ma’had Aly.
Dari kerja sama tersebut, Idy menyampaikan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS terus menunjukkan dampak dan jangkauan yang semakin luas. “Alhamdulillah, beasiswa Cendekia BAZNAS telah menjangkau sebanyak 2.904 penerima manfaat pada 2025 dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, dukungan terhadap program BCB juga datang dari kalangan akademisi. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Noorhaidi, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen BAZNAS dalam mendukung sektor pendidikan melalui program beasiswa.
Ia berharap program tersebut dapat terus diperluas agar semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.“Para kader muda silakan memanfaatkan peluang kuliah dan bekerja di luar negeri melalui program BAZNAS,” ujar Noorhaidi. (hms/smr)





