Harga Minyak Langsung Anjlok, Karena Selat Hormuz dibuka

Ketika Selat Hormuz kembali dibuka kembali oleh Iran, kontan harga minyak dunia langsung anjlok. Mengapa harga minyak anjlok pada perdagangan hari Jumat? Bagaimana tanggapan Iran mengenai Selat Hormuz? Bagaimana tanggapan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap situasi ini?

Semarak.co Harga minyak anjlok pada perdagangan hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah menteri luar negeri Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka selama gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, meningkatkan harapan bahwa gangguan pasokan besar-besaran akan mereda.

Bacaan Lainnya

Komentar Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi mengenai X menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan pada Kamis malam bahwa perang dengan Republik Iran, yang dimulai pada 28 Februari 2026, seharusnya segera berakhir.

Dikutip dari CNBC pada Sabtu (18/4/2026), harga minyak mentah AS untuk pengiriman Mei turun hampir 12% dan ditutup pada harga 83,85 dolar AS per barel. Patokan harga minyak internasional Brent untuk pengiriman bulan Juni turun 9% dan ditutup pada harga 90,38 dolar AS per barel.

Dalam unggahan di media sosial tersebut, Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa kapal-kapal yang melintasi jalur perairan penting itu harus berlayar mengikuti rute terkoordinasi yang ditentukan oleh otoritas maritim Iran.

Presiden AS Donald Trump menanggapi hal itu pada hari Jumat (17/4/2026) melalui unggahan di media sosial Truth Social dengan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Iran karena telah membuka selat tersebut.

Namun, dalam unggahan media sosial kedua, Trump mengatakan bahwa blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap “BERLAKU PENUH” hingga Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan Iran.

Gencatan Senjata Resmi Dimulai

Pengungsi Lebanon kembali ke rumah
seorang pria menunggang kuda melewati lokasi bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel, di Jibchit, Lebanon Selatan, Jumat 17 April 2026, setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.

Israel dan Lebanon sepakat pada hari Kamis untuk gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pukul 5 sore waktu setempat. Israel telah menyerang Lebanon dalam kampanye militer melawan Hizbullah, sebuah kelompok militan yang bersekutu dengan Iran.

Konflik antara kedua kelompok tersebut telah menghambat negosiasi AS dengan Iran. Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social, seperti dilansir Liputan6.com pada 18 April 2026, bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun akan diundang ke Gedung Putih.

Diundang ke Istana Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk apa yang ia sebut sebagai pembicaraan bermakna pertama antara kedua negara sejak tahun 1983 silam. (net/l6c/ts/kim/smr)

Pos terkait