Segitiga Bermuda Pengkhianatan Prabowo

M. Rizal Fadillah. Foto: tribut

Oleh M. Rizal Fadillah *)

Semarak.co – Di saat perang Iran melawan Amerika – Israel belum usai dimana Presiden Prabowo dikecam oleh rakyatnya sendiri atas bergabungnya Indonesia dalam Boad of Peace (BOP) pimpinan Amerika dan di bawah bayang-bayang Israel.

Bacaan Lainnya

Ternyata Prabowo memperdalam kebersamaan atau ketundukan kepada Amerika sang kacung zionis Israel itu dalam Major Defense Cooperation Partnership (Kemitraan Kerjasama Pertahanan Utama).

Penandatangan program kemitraan permanen tersebut dilaksanakan di Markas Besar Pentagon antara Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoedin dengan Sekretaris Urusan Pertahanan dan Perang AS Pete Hegseth pada tanggal 13 April 2026.

Muncul isu adanya rancangan kesepakatan blanket overflight, yakni kebebasan pesawat AS untuk melintas di udara langit Indonesia. Hal ini jelas suatu pelanggaran atas kedaulatan wilayah yang sangat membahayakan.

Pemerintahan Prabowo semakin nekad dalam menjual kedaulatan bangsa kepada Amerika. Prabowo khianat dan bertindak sendiri tanpa persetujuan rakyat atau wakil rakyat. Pelanggaran konstitusi ini tidak bisa dibiarkan.

Telah terbentuk Segitiga Bermuda yang dapat menghancurkan, menenggelamkan, dan menghilangkan kedaulatan negara Indonesia. Titik pertama yaitu BOP sebagai badan perdamaian tipu-tipu buatan Amerika yang berbasis lobi Israel.

Prabowo terjebak di kumpulan, yang menurut The Guardian, sebagai lembaga suap Trump. Titik kedua adalah Agreement on Reciprocal Trade (ART) perjanjian berat sebelah yang merusak kedaulatan ekonomi bangsa. Prabowo menyerahkan lehernya untuk disembelih Donald Trump.

Kebodohan yang sangat monumental dan bersejarah. Titik ketiga ialah Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Tiga pilar kerjasama, yaitu pertama, “militery modernization and capacity building”. Kedua, “training and professional military education” dan ketiga, “exercises and operational cooperation”.

Ketiga pilar ini tentu tidak mutual, nyatanya Indonesia adalah obyek dari penataan dan pembinaan, artinya di bawah pengendalian Amerika. Segitiga Bermuda pengkhianatan Prabowo membuat masa depan bangsa dan rakyat Indonesia dalam bahaya. Terseret dalam konflik kepentingan Amerika (dan Israel).

Segitiga Bermuda pengkhianatan Prabowo menghancurkan, menghilangkan, dan menenggelamkan politik luar negeri bebas aktif Indonesia dan motor dari gerakan non-blok. Payah pemimpin negara ini, Jokowi membawa ke Cina, Prabowo ke Amerika.

Indonesia diambang kehancuran akibat siap menjadi kacung dan antek asing.  Negara berdaulat hanya omon-omon bau comberan. (Are/Red-TA)

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

Sumber: tributeasia.com, 15 April 2026 di WAGroup AMAR MARUF NAHI MUNKAR (postRabu15/4/2026/aktivis98fksmj)

Pos terkait