Aksi demonstrasi menuntut pembubaran DPR RI pada Senin (25/8/2025) dilanjutkan demo buruh Kamis (28/8/2025) rupanya masih terjadi di Jakarta bahkan meluas ke sejumlah daerah.
Semarak.co – Ada yang berjalan tertib dan beberapa juga diwarnai aksi perusakan dalam aksi yang menuntut tanggungjawab polisi, terutama Brigade Mobil (Brimob) akibat menabrak sekaligus melindas seorang driver ojek online (Ojol) hingga tewas di rumah sakit bernama Affan Kurniawan, Kamis malam (28/8/2025).
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau para pendemo untuk tidak melakukan tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Menag Nasaruddin lalu mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menenangkan umat agar tidak terprovokasi.
“Saya mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan pesan yang menjernihkan dan menyejukkan demi terus terjaganya kohesivitas social,” terang Menag Nasaruddin dalam giat Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri di Button Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/8/2025).
Dilanjutkan Menag Nasaruddin, “Pesan yang menenangkan agar umat tidak terprovokasi Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga bangsa, saya mengimbau para pendemo untuk tidak bertindak anarkis karena itu justru dapat merugikan semua pihak.”
Kepada para penyuluh agama, para penceramah, kiai, dan ustadz, Menag harap bisa memberikan pesan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam setiap kegiatan keagamaan yang diikuti. Imbauan yang sama disampaikan Menag kepada para pemimpin perguruan tinggi keagamaan.
“Sebagai pembina umat, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, cendekiawan dan akademisi, diharapkan dapat mengambil peran dalam menjernihkan dan menenangkan suasana,” papar Menag Nasaruddin dirilis humas usai acara melalui WAGroup Jurnalis Kemenag, Sabtu malam (30/8/2025).
Menag Nasaruddin pun menampaikan duka mendalam karena ada korban jiwa dan luka dalam musibah demonstrasi ini. Lalu Menag Nasaruddin mendoakan almarhum Affan Kurniawan agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah, keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran.
Untuk warga masyarakat yang terluka dan menjalani perawatan, Menag Nasaruddin pun mendoakan semoga lekas sehat dan pulih. Terkait pelanggaran hukum, Menag meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada aparat. Proses penegakkan hukum sedang berjalan dan percayakan kepada aparat penegak hukum yang tengah bekerja secara professional dan transparan.
“Saya juga mengajak seluruh umat beragama untuk mendoakan Indonesia agar tetap terjaga, aman, rukun, dan damai. Kita harap semua pihak bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa beberapa hari ini untuk terus melakukan perbaikan di masa mendatang,” tandas Menag Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal. (hms/smr)





