Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa sertifikat halal menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing industri tekstil Indonesia di kancah global.
Semarak.co – Kepala BPJPH Haikal menyampaikan bahwa halal kini telah berkembang menjadi bagian dari industri global yang tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga kualitas dan kepercayaan produk. Halal sudah menjadi industri dunia.
Ditambahkan Kepala BPJPH Haikal, industri tekstil wajib memiliki sertifikat halal karena produknya bersentuhan langsung dengan tubuh kita. Sertifikasi halal pada produk tekstil tidak hanya memberikan jaminan kepatuhan syariah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
“Industri tekstil Indonesia yang telah bersertifikat halal akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing secara global,” imbuh Haikal dalam Textile Industry Seminar bertajuk Halal Strategy in Global Textile Industry: Building Competitive Advantage Through Halal yang diselenggarakan dalam rangkaian pameran INDO INTERTEX di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kesempatan sama, Ketua Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI) Shobirin F Hamid menyampaikan dukungan terhadap upaya penerapan sertifikasi halal pada industri tekstil dan produk barang gunaan yang beredar di Indonesia.
“Kami mendukung agar industri tekstil atau barang gunaan yang beredar di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikat halal. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing usaha,” ungkap Shobirin dirilis humas BPJPH usai acara melalui WAGroup Media Halal Indonesia (BPJPH), Jumat malam (17/4/2026).
Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Nirwandar menekankan bahwa konsep halal harus dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan nilai keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi. Halal harus menjadi lifestyle, karena di dalamnya mencakup aspek keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi.
Seminar ini juga menghadirkan Guru Besar Kimia Tekstil Politeknik STTT Bandung Ida Nuramdhani. Seminar diikuti oleh para pelaku usaha tekstil dan garmen yang antusias menggali peluang pengembangan industri berbasis halal.
Melalui kegiatan ini, BPJPH berharap semakin banyak pelaku industri tekstil nasional yang mengadopsi sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi bisnis, sehingga mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri halal global. (hms/smr-45)





