Tinjau Kesiapan TKA SD di Wonogiri, Wamendikdasmen Fajar: Hadapi dengan Jujur dan Benar

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengunjungi SD Kanisius Wonogiri, Jawa Tengah, guna memantau persiapan pelaksanaan TKA jenjang SD yang akan dilaksanakan pada 20 April 2026.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengunjungi SD Kanisius Wonogiri, Jawa Tengah, guna memantau persiapan pelaksanaan TKA jenjang SD yang akan dilaksanakan pada 20 April 2026.

Semarak.co – TKA hadir dengan pendekatan yang menekankan pada penguasaan logika melalui model soal cerita. Model ini dirancang agar siswa tidak sekadar menghafal rumus, namun mampu memahami konteks masalah dalam kehidupan sehari hari.

Bacaan Lainnya

“Hadapi TKA dengan jujur dan benar. Nilai walau tidak sempurna namun didapatkan dengan cara jujur itu lebih berharga. Yang nilainya 100 tetapi hasil menyontek, itu tidak ada artinya,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Kamis sore (16/4/2026).

Kepala Sekolah SD Kanisius Wonogiri, Eliut Nina, menjelaskan bahwa seluruh murid kelas VI yang berjumlah 26 anak dipastikan mengikuti ujian ini dengan persiapan yang matang. Mulai dari jam tambahan hingga optimalisasi Laboratorium (Lab) TIK agar siswa terbiasa dengan sistem komputer.

Menurutnya, TKA memberikan ukuran yang jelas terhadap hasil belajar siswa, namun ia tetap menitikberatkan agar para pengelola sekolah benar-benar menjaga aspek kejujuran di samping kesiapan akademis.

Guru Kelas VI Danang Prasetyo Wibowo, mengungkapkan adanya pergeseran strategi pengajaran yang saat ini dialihkan pada pemahaman pernyataan atau instruksi soal terutama pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

Dia menekankan bahwa melalui logika yang terlatih, murid tidak perlu terjebak menghitung manual secara berlebihan untuk mencapai hasil yang maksimal. Hal ini dianggap krusial mengingat nilai TKA akan menjadi modal penting bagi siswa yang ingin menyasar sekolah menengah melalui jalur prestasi.

Antusiasme juga terpancar dari murid kelas VI yaitu Lintang dan Igo. Meski sempat merasa sedikit tegang, Lintang menyatakan persiapannya telah mencapai 90 persen berkat belajar mandiri melalui berbagai literasi di internet.

Senada dengan itu, Igo yang rutin mempelajari buku paket dan berlatih soal secara daring, optimis menghadapi ujian pada 20 April nanti. ”Ayo teman-teman di seluruh Indonesia tetap semangat dan terus belajar menyongsong pelaksanaan TKA,” ujarnya. (hms/smr)

Pos terkait