Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Yandri Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lombok Barat di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, yang digelar pada Jumat (17/4/2026) .

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Lombok Barat di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, yang digelar pada Jumat (17/4/2026) .

Semarak.co – Mendes Yandri mengenakan baju adat sasak lengkap dengan pegon (jas lengan panjang) biru tua, wastra (bawahan menggunakan kain songket) yang dililitkan di pinggang hingga mata kaki, sapuk (ikat kepala), wiron, dan keris sebagai simbol keberanian.

Bacaan Lainnya

“Kita superteam bukan superman jadi butuh kerja sama butuh kolaborasi semua pihak. Semuanya nggak bisa kalau cuma Menteri Desa sendirian,” tuturnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media Kemendesa 2025, Jumat (17/4/2026).

Mengusung tema Patju Begawean, diharap terwujud sesuai maknanya yaitu semangat kerja keras, kolaborasi, dan kebersamaan untuk membangun daerah, sekaligus menjadi dorongan masyarakat untuk meningkatkan etos kerja menuju Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

Selain upacara, puncak HUT ke-68 Lombok Barat ini juga dirangkai dalam beberapa kegiatan. Di antaranya adalah pameran potensi desa serta launching Program Sejahtera dari Desa dan penyerahan penghargaan untuk desa-desa berprestasi.

DIPA Program Sejahtera dari Desa diserahkan secara simbolis kepada Desa Sesela Kecamatan Gunungsari, Desa Sedau Kecamatan Narmada, Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi, Desa Gapuk Kecamatan Gerung, dan Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong.

Sementara penghargaan desa bebas putus sekolah diserahkan kepada Desa Lembah Sari Kecamatan Batulayar, desa bebas stunting untuk Desa Labuapi Kecamatan Labuapi, dan desa bebas tuberkolosis kepada Desa Gegelang Kecamatan Lingsar.

Apresiasi Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah baik di level pusat maupun daerah untuk masyarakat di desa. Harapannya, akan lebih banyak desa berprestasi sehingga tidak hanya demi mendapat penghargaan namun juga diharap dapat meningkatkan kualitas SDM.

Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto juga meninjau pameran potensi desa dalam rangkaian HUT ke-68 Lombok Barat di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pameran ini mengusung tema Sejahtera dari Desa.

Produk dan jasanya meliputi komoditi unggulan berupa pangan, holtikultura, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya yang menunjukkan betapa kayanya bumi Lombok Barat. Potensi-ini, akan didukung penuh pemerintah lintas sektor sebagai bagian dari usaha mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kita akan support, kita akan dampingi juga, semua potensi desa akan kita kembangkan. Insyaallah semua akan kita lakukan, pendekatan potensi desa,” kata Mendes Yandri.

Didukungnya seluruh pembangunan dari desa bukan tanpa alasan. Pasalnya, sebagian wilayah Indonesia ada di desa sehingga standar keberhasilan pembangunan tersebut bisa dilihat dari wujud desa berikut dengan tingkat kesejahteraan masyarakat di dalamnya.

“Tidak mungkin Indonesia terang kakau desa gelap. Kalau mau bangun Indonesia ya harus bangun desa, kalau mau Indonesia maju ya harus majukan desa sejahterakan rakyatnya. Makanya seperti kata Pak Mendes bangun desa bangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia,” ujar Menko Zulkifli Hasan.

Keseriusan pemerintah dalam mengedepankan pembangunan desa juga dilihat dari kebijakan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi kebutuhan hariannya dari BUMDesa maupun KDMP, bukan ritel modern yang keuntungannya hanya dirasakan pihak tertentu.

“SPPG ambil barang ya harus dari desa boleh Kopdes boleh BUMDesa. Sudah ada aturan tata kelolanya, sudah ada peraturannya. Tidak boleh SPPG disuplai konglomerat lagi. Kopdes, BUMDesa yang boleh suplai SPPG. Maka anak-anaknya sehat, usaha desanya hidup, ekonominya berkembang,” tegas  Zulhas. (hms/smr)

Pos terkait