Asosiasi Tenis Wanita (WTA) Internasional, resmi memperbaharui peringkat para petenis wanita dunia. Dalam rilis terbaru itu, Aryna Sabalenka masih kokoh di puncak, dan Janice Tjen berhasil kembali menembus 40 besar ranking tunggal dunia.
Semarak.co – Pada WTA update yang dirilis hari Senin (20/4/2026), itu memperlihatkan pemain tenis putri yang memiliki kenaikan signifikan dan sebaliknya. Petenis Belarusia, Aryna Sabalenka masih kokoh di puncak dengan mengemas 10,895 poin.
Lalu, diikuti oleh Elena Rybakina pada posisi kedua. Atlet asal Kazakstan itu kini telah berhasil mengumpulkan 8,500 poin. Pada posisi ketiga, diisi oleh petenis Amerika Serikat (AS) Coco Gauff yang sukses mendulang poin sebesar 7,279.
Pada pembaharuan kali ini, kenaikan ranking signifikan berhasil dicetak oleh Zeynep Sonmez. Petenis asal negara Muslim Turki itu sukses menanjak sebanyak 12 anak tangga, kini dia bertengger pada peringkat ke-67 dunia.
Sejak musim tahun 2026, Sonmez mencatatkan rekor sangat positif. Unjuk gigi pada 22 pertandingan, petenis putri berpostur 170 cm itu berhasil 13 kali menang dan 9 kali kalah. Namun, nasib berbeda terjadi pada Jelena Ostapenko.
Petenis Latvia itu harus merosot hingga 18 peringkat lantaran kehilangan sejumlah poin yang didapat dari kemenangannya di Stuttgart tahun sebelumnya. Di Stuttgart musim lalu, Ostapenko sukses merengkuh trofi juara tunggal putri setelah mengalahkan petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
Sayangnya, Ostapenko tidak berhasil memertahankan gelar tersebut pada edisi kali ini setelah secara tragis tersingkir pada babak pertama turnamen. Lantas, bagaimana dengan posisi petenis Indonesia, Janice Tjen?
Meski sempat terhenti lebih awal di Charleston Open, Janice pun berhasil memerbaki posisinya di daftar WTA Rankings minggu ini. Janice Tjen berhasil naik dua anak tangga dan berada kembali pada 40 besar dunia.
Pada pembaharuan WTA kali ini, seperti dilansir BolaSport.com dan AFP serta WTA (21/4/2026), petenis asal Jakarta itu bertengger pada peringkat 39. Anak asuh Chris Bint itu sukses mengemas 1,317 poin. Kenaikan ini sekaligus membuktikan konsistensinya dengan tetap bertahan di jajaran elite diunia.
Terbaru, Janice Tjen gagal tampil di Open de Rouen karena didera cedera pada pergelangan kaki. Hal ini didapat saat pemenang Chennai Open 2025 itu membela Indonesia pada ajang Billie Jean King Cup 2026 Grup I Asia/Oseania.
Janice Tjen, petenis putri Indonesia yang banyak berbicara setelah era petenis Yayuk Basuki di era 90-2000, yang tergabung dalam skuad Merah Putih itu berhasil lolos ke babak play-off yang akan diselenggarakan pada bukan November 2026 mendatang. (net/bsc/afp/wta/kim/smr)





