Cobolli Kontra Shelton di Final Munich, Setelah Taklukkan Zverev dengan 32 Winner

Bungkam Zverev dengan 32 winner, Cobolli akhirnya kontra Shelton di final Munich. Flavio Cobolli mengalahkan juara bertahan Alexander Zverev untuk memastikan tempatnya pada final BMW Open by Bitpanda di Munich, Jerman, pada hari Minggu (19/4/2026).

Semarak.co Petenis Flavio Cobolli sukses membungkam penonton tuan rumah dengan mengalahkan juara bertahan petenis Jerman, Alexander Zverev untuk memastikan tempatnya pada final BMW Open by Bitpanda.

Bacaan Lainnya

Ketika ia bertemu dengan Ben Shelton pada laga puncak ajang ATP 500 itu di Munich, Jerman, pada hari Ahad. Pemain Italia (23) itu memberikan penampilan luar biasa dengan mencetak 32 winner dan cuma kehilangan 8 poin servis pertamanya pada semifinal, Sabtu (18/4), untuk kemenangan 6-3, 6-3 atas Zverev, petenis No.3 dunia.

“Ini adalah salah satu pertandingan terbaik saya, melawan salah satu teman terbaik saya di tur,” kata Cobolli, yang tertinggal 1-2 dari Zverev dalam head to head mereka, dikutip dan dari ATP, seperti dilansir AntaraNews.com dari X dan ATPtour.

“Dia orang yang sangat baik dan kami memiliki hubungan yang baik dengan semua orang di timnya, jadi agak sulit bermain melawannya. Tapi hari ini saya rasa saya memainkan salah satu pertandingan terbaik saya, dan saya sangat senang dengan penampilan saya.”

Dengan kemenangannya dalam 69 menit, Cobolli menjadi petenis ketiga musim ini yang mencapai final ATP Tour di lapangan tanah liat dan lapangan keras, bergabung dengan petenis tangguh Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner.

Petenis nomor satu Amerika Serikat, Shelton, kemudian menyamai prestasi tersebut dengan kemenangan skor 6-3, 6-4 atas petenis kualifikasi Slovakia Alex Molcan untuk kembali ke final Munich Jerman untuk tahun kedua berturut-turut.

Cobolli dengan cepat beradaptasi di semifinal, menggunakan pukulan yang agresif untuk memaksa Zverev — juara Munich tiga kali — bergerak di lapangan sambil menunjukkan kecepatan dan ketepatan yang mengesankan di bawah tekanan.

Sebaliknya, Zverev kesulitan menemukan ritmenya dan tampak tidak dalam kondisi terbaiknya sepanjang pertandingan, melakukan kesalahan ganda yang merugikan di gim pembuka set kedua yang memberikan break penting kepada Cobolli.

Naik ke peringkat 13 ATP, Cobolli mengejar gelar ATP Tour keempatnya dan ketiga di level ATP 500. Sebelum kemenangannya atas Zverev, Cobolli memiliki catatan 1-16 melawan petenis Top 10, dengan satu-satunya kemenangan diraih.

Ketika petenis peringkat sembilan Holger Rune mengundurkan diri setelah set pertama dalam pertandingan mereka di Madrid, Spanyol, tahun lalu. Bagi Zverev, kekalahan itu menandai kekalahan semifinal keempat berturut-turut.

Kekalahan berturut-turut setelah kalah dari Jannik Sinner di tiga turnamen ATP Masters 1000 berturut-turut di Indian Wells, Miami dan Monte-Carlo. Sementara itu, Shelton menampilkan permainan yang tenang untuk mengakhiri perjalanan petenis peringkat 166 dunia Molcan.

Dan memastikan ia akan memiliki kesempatan lain untuk mengangkat trofi Munich. Shelton kalah dari Zverev di final tahun lalu dan akan membawa keunggulan 3-2 dalam catatan head to head melawan Cobolli, yang telah ia kalahkan dalam tiga kesempatan pada 2025.

Shelton berhasil lolos ke final ATP Tour ketujuhnya dan kelima di level ATP 500 setelah memenangkan gelar di ibukota Tokyo Jepang pada tahun 2023 dan Dallas pada bulan Februari, ketika ia mengalahkan rekan senegaranya, Taylor Fritz.

Dengan kemenangan Ben Shelton atas Taylor Fritz di babak semifinalnya pada ajang tenis dunia di Munich, Jerman, Shelton memastikan ia akan tetap menjadi petenis nomor satu Amerika Serikat pada hari Senin (20/4/2026). (net/anc/x/atpt/kim/smr)

Pos terkait