Mendikdasmen Mu’ti Apresiasi Dewan Pendidikan Provinsi Dukung Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia atas kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.

Semarak.co – Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima Rekomendasi Kebijakan Pendidikan Nasional dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Dewan Pendidikan Provinsi Se-Indonesia 2025 yang digelar di Surabaya, (20/11).

Bacaan Lainnya

“Rekomendasi tersebut menjadi masukan kepada kami untuk dapat bekerja dengan lebih baik lagi, serta dapat disinergikan dengan kebijakan di kementerian,” ujar Mu’ti, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Jumat (21/11/2025).

Mu’ti menekankan, kebijakan pendidikan tidak boleh sekadar berorientasi administratif, tetapi harus berbasis riset dan mengedepankan pembentukan karakter. Pendidikan tidak hanya mengenai proses belajar di sekolah, tetapi juga menyangkut pembangunan budaya dan peradaban bangsa.

“Pendekatan berbasis penelitian, aspirasi publik, dan konteks daerah, harus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” sambungnya.

Ketua Pelaksana Rakernas V Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia Muhammad Yunus menyebutkan, Rakernas kelima tahun ini digelar di Surabaya dan menjadi kelanjutan dari penyelenggaraan sebelumnya di Bangka Belitung, Mataram, Riau, dan Balikpapan.

“Rakernas diikuti 300 peserta perwakilan dari Dewan Pendidikan di 14 Provinsi serta Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sekolah, perguruan tinggi, dan organisasi profesi di Jawa Timur. Rakernas ini merupakan agenda rutin Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia,” ungkap Yunus.

Yunus menjelaskan, agenda Rakernas selain penyerahan Rekomendasi Kebijakan Pendidikan Nasional kepada Mendikdasmen dan Rekomendasi Revisi UU Sisdiknas kepada perwakilan Anggota Komisi X DPR RI, yaitu seminar nasional, serta kunjungan ke sejumlah sekolah di Surabaya.

Dukungan atas pelaksanaan Rakernas juga disampaikan oleh Pempro Jawa Timur oleh Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Rakernas V di Jawa Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat peran daerah dalam pembangunan pendidikan nasional.

“Hari ini merupakan acara strategis, Provinsi Jatim yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakernas. Hal tersebut kiranya menjadi acuan bagi kita untuk meningkatkan peran dari mitra kita, yakni Dewan Pendidikan di Jatim agar lebih kontributif lagi dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional,” tekan Adhy.

Adhy menilai Dewan Pendidikan Jatim memiliki peran krusial dalam menyampaikan masukan dari kondisi lapangan, menjembatani aspirasi masyarakat, serta mengadvokasi berbagai persoalan pendidikan seperti layanan pendidikan gratis, perundungan, dan isu ketimpangan kualitas.

Sementara itu, Ketua Forum Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia, Junaidi, menyampaikan bahwa Dewan Pendidikan memiliki empat peran strategis dalam tata kelola pendidikan daerah.

“Dewan Pendidikan memiliki empat fungsi: advisory agency sebagai pemberi pertimbangan, supporting agency untuk memberikan gagasan, controlling agency yang menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas, serta mediating agency pada berbagai persoalan pendidikan,” urai Junaidi.

Junaidi juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan Dewan Pendidikan di seluruh wilayah. Dia menjelaskan, Dewan Pendidikan provinsi yang teridentifikasi baru berjumlah 14, sehingga diperlukan perhatian agar kehadiran Mendikdasmen. (hms/smr)

Pos terkait