Telkomsel akan terus melanjutkan komitmen dalam membangun pemerataan insfrastruktur jaringan dan meningkatkan akses broadband masyarakat di tahun 2021. Komitmen ini diwujudkan dengan penambahan kapasitas dan kecepatan jaringan, akselerasi penerapan teknologi baru, serta perluasan Layanan VoLTE di seluruh Indonesia. Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pengalaman gaya hidup digital pelanggan, terutama dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru di era pandemi saat ini. Foto: humas Telkomsel

Operator selular pelat merah Telkomsel berkomitmen untuk secara konsisten meneruskan pemerataan akses infrastruktur dan kualitas broadband terdepan 4G/LTE di seluruh Indonesia sepanjang 2021 ini.

semarak.co-Fokus pengembangan jaringan yang dilakukan Telkomsel tahun ini tertuju pada peningkatan pengalaman gaya hidup digital pelanggan, terutama dalam memastikan kenyamanan pelanggan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemic Covid-19 yang masih berlanjut di tahun ini.

Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, Telkomsel telah menuntaskan pembangunan base transceiver service (BTS) 4G/LTE, dan melebihi target yang telah dicanangkan di awal 2020.

“Dengan makin tingginya kebutuhan pengalaman gaya hidup digital masyarakat terutama di masa penuh tantangan ini, Telkomsel akan mengarahkan rencana pembangunan pemerataan infrastruktur dan kualitas broadband dengan pemerataan akses 4G/LTE sepanjang 2021,” ujar Nugroho dirilis humas Telkomsel, Kamis (25/2/2021).

Yang juga, lanjut Nugroho, didampingi dengan penambahan kapasitas dan kecepatan jaringan. Komitmen ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang dan kesempatan bagi masyarakat dalam meningkatkan produktifitas dan memaksimalkan aktivitas keseharian melalui pemanfaatan jaringan broadband terdepan dan terluas dari Telkomsel.

BACA JUGA :  Telkomsel Rilis Three Kingdoms: Quest of Infinity, Game RPG Hero Collectors yang Ramah untuk Berbagai Perangkat

Pembangunan jaringan yang berlandaskan pada penambahan kapasitas dan kecepatan jaringan juga menjadi wujud pemahaman Telkomsel terhadap kondisi pelanggan yang masih menghadapi pandemi. Pada 2020 lalu, Telkomsel mencatat terdapat lonjakan trafik payload layanan broadband yang cukup signifikan.

Telkomsel juga telah berupaya memenuhi kenyamanan masyarakat dengan optimalisasi pengamanan quality of service (QoS) jaringan di sepanjang 2020 lalu guna menjaga pengalaman pelanggan dalam melakukan aktivitas digitalnya.

Berdasarkan analisis Speedtest® Global Index yang disusun Ookla®, selama periode semester dua tahun 2020, Telkomsel memiliki kecepatan akses broadband tertinggi dengan capaian Speed ScoreTM sebesar 22,22 Mbps.

Telkomsel juga paling unggul dalam menghadirkan latensi paling rendah, yaitu 33 ms. Catatan tersebut semakin lengkap lantaran Telkomsel mampu menghadirkan performa jaringan paling konsisten, dengan Consistency Score sebesar 83,6%.

“Mengacu pada pencapaian selama 2020, Telkomsel menatap optimis untuk tetap dapat menghadirkan pengalaman akses broadband yang prima bagi pelanggan di 2021 ini. Tahun ini, secara keseluruhan Telkomsel memprediksi akan terjadi pertumbuhan trafik akses broadband yang masih sangat tinggi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Film Serial Original Aplikasi MAXstream Telkomsel

Memahami hal tersebut, kata dia, Telkomsel juga akan melanjutkan fokus pada pengembangan cakupan layanan VoLTE serta mengkaji penerapan teknologi pendukung terbaru seperti Open RAN di Indonesia guna memastikan kesetaraan pengalaman broadband masyarakat terpenuhi,” imbuhnya.

Untuk pemerataan akses jaringan broadband 4G/LTE di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hingga saat ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 2000 BTS di seluruh wilayah 3T hingga perbatasan negara yang merupakan bagian dari proyek BTS Universal Service Obligation (USO).

Yaitu upaya kolaboratif bersama Badan Aksesibilitas dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) dalam mewujudkan pemerataan dan kesetaraan akses broadband di seluruh Indonesia. Upaya itu juga menjadi kontribusi nyata Telkomsel dalam mendukung usaha pemerintah untuk menyediakan jaringan 4G/LTE di seluruh desa pada 2022.

Selain itu, untuk mendukung kewajiban yang telah ditetapkan pemerintah untuk menghadirkan jaringan broaband di wilayah non-3T yang belum mendapatkan akses internet cepat. Telkomsel telah berkomitmen untuk menggelar 1500 BTS 4G/LTE sesuai yang diamanatkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

BACA JUGA :  Bank Muamalat Dukung Peresmian, Sharia International Trade Community

“Telkomsel memastikan berbagai upaya pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas jaringan, serta pengembangan layanan dijalankan secara customer-centric, karena seluruh kegiatan ini, semata-mata untuk menjawab kebutuhan gaya hidup digital pelanggan yang terus berkembang dari waktu ke waktu,” paparnya.

Upaya peningkatan pengalaman gaya hidup digital ini pun sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company yang juga akan menguatkan ekosistem pendukung seperti penyediaan produk dan layanan broadband yang affordable serta kolaborasi bersama mitra penyedia device dan para pengembang platform aplikasi digital,” pungkasnya. (smr)

LEAVE A REPLY