Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026, Dorong Ketahanan Siber Pendidikan

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) meluncurkan Program Bug Bounty 2026, Ajang pencarian celah keamanan siber.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) meluncurkan Program Bug Bounty 2026. Ajang pencarian celah keamanan siber tahunan ini memasuki tahun kelima dengan tema “Build Cyber Resilience”.

Semarak.co – Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Wibowo Mukti menegaskan, program ini dirancang sebagai ruang aman (sandbox) bagi peserta untuk mengeksplorasi teknik pengujian keamanan tanpa memberikan dampak terhadap layanan Kemendikdasmen.

Bacaan Lainnya

“Program Bug Bounty dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan,” ujar Wibowo, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Rabu (8/4/2026).

Pendaftaran peserta dibuka pada 6–30 April 2026 melalui platform Aman Bersama di laman https://amanbersama.kemendikdasmen.go.id, dilanjutkan dengan tahap pengujian pada 1–22 Mei 2026. Penilaian dilakukan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama, aspek teknis memiliki bobot 70% dengan mengacu pada standar CVSS v3.1, sementara aspek pelaporan berbobot 30%. Pada tahap kedua, lima finalis kategori akan mengikuti wawancara dengan komposisi penilaian meliputi teknik pengujian (60%), komunikasi (20%), dan orisinalitas (20%).

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup melalui Anugerah Bug Bounty 2026 pada 19 Juni 2026. Wibowo juga mengajak seluruh insan pendidikan yang memiliki minat di bidang keamanan siber untuk berpartisipasi dalam ajang Bug Bounty 2026.

Ia juga menyampaikan jika pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Wibowo menyoroti meningkatnya serangan ransomware dan phishing berbasis kecerdasan artifisial (KA) sepanjang 2025.

Wibowo mengatakan jika para pemenang nantinya akan memperoleh uang pembinaan, sertifikat yang tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), serta kesempatan bergabung dalam komunitas Manggala Edu. (hms/smr)

Pos terkait