Tingkatkan SDM Desa di Maluku dan Maluku Utara, Gus Menteri Bangun Kerja sama Stakeholder

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (tengah depan baju batik abu-abu) saat kunjungan ke salah satu desa di Ambon. Foto: humas Kemendes PDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Menteri memberikan perhatian serius terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perdesaan di Indonesia Wilayah Timur, seperti Maluku dan Maluku Utara.

semarak.co-Gus Menteri melakukan pertemuan intens dengan kementerian/lembaga dan sejumlah stakeholder terkait untuk dapat bekerja sama melakukan peningkatan kualitas SDM desa-desa di Maluku dan Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya tersebut, Gus Menteri mengecek langsung ketersediaan fasilitas dan kondisi Balai Latihan Masyarakat Ambon. Ia ingin memastikan bahwa Balai Latihan Masyarakat Ambon yang memiliki lokus tugas di Maluku – Maluku Utara ini dapat memenuhi kebutuhan pelatihan perdesaan di wilayah itu.

“Pak Presiden ingin seluruh program yang dilakukan terintegerasi, tidak jalan-jalan sendiri. Jalan sendiri harus, karena beda lembaga. Tapi harus ketemu di satu titik. Ini penting,” ujar Gus Menteri di Balai Latihan Masyarakat Ambon, Maluku, Minggu (31/1/2021) seperti dirilis humas melalui WAGroup Rilis Kemendes PDTT.

Peningkatan kapasitas SDM perdesaan perlu dilakukan di beberapa aspek terutama terkait penguatan ekonomi warga desa. Adapun salah satu yang menjadi fokus utama adalah terkait peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Nanti kita juga akan lakukan pertemuan intens dengan Kementerian Ketenagakerjaan terkait pelatihan tentang ketenagakerjaan di desa. Saya ingin revitalisasi balai utamanya di wilayah timur yakni Balai Ambon dan Balai Jayapura,” ujarnya.

Ditambahkan Gus Menteri, “Ini kita upayakan. Karena di Indonesia Timur membutuhkan agar balai menyesuaikan kebutuhan masyarakat, tapi tidak overlapping (tumpang tindih).”

Kepala Badan Latihan Masyarakat Ambon, Josoa Salmon Marlissa mengatakan, Balai yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Desa (Kemendes) PDTT) memiliki tugas melakukan peningkatan kapasitas desa di Maluku dengan jumlah desa 1.240 desa dan Maluku Utara yang memiliki desa sebanyak 1.199 desa.

Konsep pelatihan ke depan akan selaras dengan arahan Gus Menteri terkait kebijakan pembangunan desa berkelanjutan atau SDGs Desa. “Kita akan mengimplementasikan tujuan pembangunan berkelanjutam dalam bentuk-bentuk pelatihan seperti pelatihan BUMDes, Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan), dan pelatihan kemaritiman,” ujarnya. (nov/smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *