Pelukis Yoes Wibowo (kiri) dan sastrawan Wina Bojonegoro (kanan) berpose pada salah satu instalasi karya mereka yang dipamerkan pada pameran sastra rupa yang bertajuk 'Art, love and journey' di Galeri Paviliun House of Sampoerna, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/2/2020). Foto: internet

Memanfaatkan benda-benda alam yang terbuang sia-sia dan dijadikan sebuah karya berharga serta bernilai di mata manusia, itulah pesan yang ingin disampaikan pasangan suami istri seniman Yoes Wibowo dan Wina Bojonegoro dalam pameran karya lukis dan instalasi di Surabaya, Rabu (5/2/2020).

semarak.co -Pameran yang menampilkan total 34 karya seni lukis, instalasi, dan puisi itu dipajang di Galeri Paviliun, House of Sampoerna Surabaya, Jawa Timur, mulai dari 7-29 Februari 2020.

Wina Bojonegoro mengatakan, hidup dengan cinta dan menebar cinta pada lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai hal, termasuk membuat karya yang mengeksplorasi alam, sehingga tetap menjaga kelangsungan hidup.

“Cintailah apa yang ada di sekililingmu! Itulah yang ingin kami sampaikan dalam pameran ini, sebab kami ingin menampilkan hal-hal yang ada di sekililing kita, seperti tanaman yang sudah mati, tumbuh-tumbuhan dan berbagai batang pohon bekas,” kata Wina di sela pameran.

Salah satu karya kolaborasi dua seniman ini adalah lukisan Yoes Wibowo yang berjudul Sudut Rumah Kita dan kemudian dibumbui puisi tentang sebuah rumah yang selalu membuat rindu bahkan ketergantungan kepada seorang lelaki yang merupakan puisi karya sang istri, yaitu Wina Bojonegoro.

Karya lain adalah instalasi dari Yoes Wibowo yang terbuat dari batang pohon duri bekas yang terbuang, kemudian dibentuk menjadi karya bertuliskan “I Love You” yang dipajang berjajar bersama batangan pohon.

Manager House of Sampoerna Rani Anggraini mengatakan, sengaja memberikan ruang di kepada kolaborasi dua seniman suami istri ini untuk menggelar pameran, tujuannya agar penikmat seni di Surabaya bisa merasakan suasana dan pengalaman baru ketika berkunjung ke Museum Sampoerna tersebut.

“Kami berharap, lukisan, puisi dan karya instalasi yang kami gelar saat ini turut menginspirasi para seniman untuk berkolaborasi dengan jenis karya yang berbeda yang ditampilkan dalam satu ruangan, sehingga menghasilkan karya yang menarik,” katanya.

Seniman Wina Bojonegoro adalah penulis produktif dengan pemilik nama Endang Winarti, karyanya yang sudah populer adalah kumpulan cerpen berjudul Mozaik Kota Kenangan, Korsakov dan Negeri Atas Angin.

Sedangkan Yoes Wibowo terkenal dengan goresan tanganya, dan termasuk salah satu pelukis di Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) ke-11 yang pernah memakai konsep tema Wonderfull Indonesia pada lukisannya. (net/lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here