Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting di Minahasa Selatan

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan, upaya penurunan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Hal ini sejalan dengan prioritas nasional mewujudkan visi pembangunan Presiden Prabowo.

Semarak.co – Hal tersebut disampaikan Isyana saat menerima audiensi Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar untuk membahas penguatan sinergi pelaksanaan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN di Minahasa Selatan.

Bacaan Lainnya

“Stunting merupakan persoalan multidimensi. Pencegahan stunting kan bukan hanya dari gizinya saja, tapi faktor-faktor pendukung pun juga bisa menyebabkan seorang anak stunting” tegasnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Kamis (15/1/2026).

Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan harus menyentuh berbagai aspek, mulai dari kesehatan, sanitasi, pola asuh, hingga lingkungan sosial keluarga. Salah satu upaya konkret yang terus didorong Kemendukbangga/BKKBN adalah Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Kabupaten Minahasa Selatan sendiri telah melaksanakan Program GENTING dan bahkan dicontohkan langsung oleh Bupati Minahasa Selatan. Ia juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya agar terlibat aktif sebagai Orang Tua Asuh (OTA).

“saya sudah perintahkan ke jajaran, saya katakan di Kecamatan, di Kelurahan, Kepsek, instruksi wajib menjadi OTA. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan meningkatkan kualitas generasi masa depan di Minahasa Selatan,” ujar Bupati Franky. (hms/smr)

Pos terkait