Artis penyanyi Cynthia Lamusu. Foto:instagram cynthia_lamusu/internet

Pasangan selebriti Surya Saputra dan Cynthia Lamusu hampir tidak punya kesempatan bosan di rumah selama pembatasan sosial sesuai imbauan pemerintah. Itu karena sibuk bermain bersama dua buah hati mereka.

semarak.co -Cynthia Lamusu mengatakan, polah jenaka dari si kembar Tatjana dan Bima yang lahir pada 2016 lalu menjadi sumber hiburan untuk kedua orangtuanya. Anak-anak senang menyanyi, joget hingga melakukan gerakan senam yang diajarkan di sekolah.

“Yang punya toddler pasti merasakan kalau mereka enggak tidur siang, sudah pasti kita tidak mati gaya, kita akan sibuk sekali,” kata Cynthia sembari tertawa didampingi sang suami di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Biasanya, terang Cynthia, si Bima dan Tatjana aktif mengikuti les piano dan bahasa Inggris selama empat hari dalam sepekan di luar rumah. Kini, aktivitas belajar sambil bermain dilakukan bersama orangtuanya di rumah.

“Ketika cuaca sedang cerah, seisi rumah berjemur sambil menikmati kehangatan mentari di halaman. Aku punya strategi agar dua anaknya betah berjemur,” ujar personil grup vokal AB Three

Cynthia bilang menyiapkan tikar dan menaruh banyak mainan kesukaan serta speaker kecil. “Anak-anak pun diizinkan menonton film favorit mereka di luar rumah,” terangnya.

Banyak cara dilakukan untuk menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi wabah virus corona jenis baru atau COVID-19. Salah satunya memanfaatkan kekayaan rempah-rempah Indonesia.

Penyanyi Cynthia kini rutin mengonsumsi minuman herbal empon-empon yang dianggap bisa meningkatkan daya tahan tubuh. “Empon-empon dibuat setiap hari, diminum sehari tiga kali,” kata Cynthia di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Minuman empon-empon terdiri dari rempah-rempah seperti jahe, sereh, kunyit dan temulawak jadi salah satu cara agar tubuh tetap bugar dan mengurangi risiko terjangkit virus corona.

Maka rempah-rempah jadi salah satu hal yang wajib dibeli ketika ia pergi ke pasar, terutama bila suplainya sudah menipis. Penyanyi Cynthia Lamusu juga sedang mempraktikkan pembatasan sosial di tengah pandemik virus corona, tapi ada kalanya ia harus pergi keluar rumah untuk urusan mendesak.

Beberapa kali istri Surya Saputra itu harus keluar untuk membeli perlengkapan kebutuhan rumah tangga yang telah habis. Untuk menekan risiko tertular virus, Cynthia melakukan beberapa langkah waspada demi meminimalisasi risiko penularan.

“Ketika saya keluar, parfumnya diganti dengan essential oil cengkeh, konon untuk membunuh bakteri, pakai di sekujur badan, baju. Aku juga selalu menyiapkan sarung tangan plastik, tisu antiseptik dan cairan pembersih tangan setiap keluar rumah, terutama bila harus memegang benda-benda di tempat umum,” paparnya.

Setibanya kembali di rumah, Cynthia menerangkan, akan langsung mencuci baju dan mandi hingga bersih sebelum kembali berinteraksi dengan kedua buah hati.

Surya, suami Cynthia, menambahkan bahwa mereka juga berjaga-jaga dengan cara menjemur dompet hingga kunci di bawah terik Matahari. Aktor itu menyayangkan masih ada orang-orang yang menganggap langkah preventif sebagai tindakan berlebihan.

Dia mengingat pernah ada orang yang menertawakannya karena memencet tombol di elevator dengan tisu. Tombol lift adalah salah satu benda yang bisa jadi sarang kuman, sama seperti dudukan toilet umum hingga pegangan pintu.

Apa yang Surya lakukan semata-mata untuk menjaga kebersihan diri agar tak ada kuman dan virus yang menular ke orang-orang di rumahnya. “Sayangnya masih banyak orang yang enggak waspada,” ujar dia.

Pembatasan sosial yang sudah berlangsung berhari-hari dijalani Cynthia bersama suaminya, Surya Saputra, dan dua putra-putri mereka yang masih belia. Hari-harinya selalu penuh warna melihat tingkah laku anak-anak yang jenaka dan membuatnya selalu berpikir positif di tengah pandemi.

Dia juga selalu berusaha mendekatkan diri dan berserah kepada Yang Maha Kuasa agar bisa melewati masa-masa ini. Situasi yang diakibatkan virus corona dimanfaatkan untuk bercengkrama bersama keluarga dan beristirahat di rumah.

“Ada orang-orang yang ujiannya lebih berat, seperti misalnya petugas medis, garda terdepan berjuang untuk orang lain.. Ini kita disuruh rebahan saja lho, disuruh di rumah saja sama keluarga,” kata ibu dari dua anak. (net/lin)

LEAVE A REPLY