Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui tim Rumah Sehat BAZNAS (RSB) menemukan sejumlah anak terdampak erupsi Gunung Semeru mengalami stunting. Temuan ini berdasarkan hasil skrining gizi balita yang dilakukan Tim RSB di posko pengungsian Desa Jarit, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, akhir pekan lalu.
semarak.co-Jumlah balita yang berhasil menjalani skrining di lokasi erupsi, tercatat sebanyak 11 balita terdiri 6 Laki-laki dan 5 Perempuan. Hasil skiring gizi menggunakan antropometri 2020. Alhasil ditemukan 4 balita alami stunting dan 1 balita dengan berat badan kurang.
Pimpinan BAZNAS Saidah Sakwan mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya BAZNAS mengantisipasi masalah gizi yang bisa terjadi kapan saja kepada balita akibat asupan gizi yang kurang selama tinggal di pengungsian serta rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang berakibat munculnya masalah baru seperti diare berkepanjangan yang berdampak pada masalah gizi balita.
“Tim BAZNAS melakukan pemeriksaan di posko kesehatan BAZNAS dan juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi pengungsian. Tujuan kegiatan ini dilakukan adalah untuk mengetahui kondisi gizi balita yang berada di pengungsian,” ujar Saidah seperti dirilis humas melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Senin sore (13/12/2021).
Dalam penanganan balita stunting dan gizi kurang, lanjut Saidah, tim BAZNAS memberikan edukasi gizi kepada orang tua balita, memberikan makanan tambahan berupa Biskuit Blondo kepada semua balita, khususnya balita stunting sebanyak 40 keping biskuit yang diharapkan habis selama 1 Minggu ke depan.
BAZNAS berharap, kutip Saidah, upaya ini dapat membantu balita stunting yang berada di tenda pengungsian untuk tetap mendapatkan tambahan gizi yang diperoleh dari Biskuit Blondo sehingga diharapkan mampu memperbaiki masalah gizi yang dialami oleh balita Stunting.
Untuk diketahui, asupan Biskuit Blondo produksi RSB Parimo Sulawesi Tengah ini telah lolos uji laboratorium Universitas Tadulako Palu dan IPB Bogor sebagai makanan tambahan terbaik untuk kanak-anak terkena stunting.
Sebelumnya, BAZNAS telah menyalurkan bantuan sebesar Rp1 Miliar untuk korban erupsi Semeru kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang. Penyerahan bantuan dilakukan Ketua BAZNAS Prof KH Noor Achmad didampingi Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto yang melakukan peninjauan ke sejumlah posko korban erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/12/2021).
BAZNAS masih terus siap siaga untuk melayani masyarakat terdampak. BAZNAS berupaya maksimal untuk melakukan evakuasi dan layanan sosial kepada para korban erupsi Gunung Semeru sejak Sabtu (4/12/2021).
Selain memberikan bantuan langsung, BAZNAS berkomitmen membantu warga terdampak melalui program pemulihan (recovery) pasca erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (smr)





