Kepala Puskes Haji Kemenkes Eka Jusuf Singka. Foto: dok kemenag.org.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Kesehatan (Puskes) Haji tengah menyiapkan penanganan virus corona jenis baru atau covid-19 bagi jemaah haji. Ini jika Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan haji tahun 2020 ini.

semarak.co -Diskusi ini digagas Pengurus Besar Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (PB FKAPHI) dengan menghadirkan narasumber langsung Kapuskes Haji Eka Jusuf Singka serta dihadiri para pengurus FKAPHI baik pengurus besar maupun pengurus wilayah dan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Kota.

Kepala Pusat Kesehatan (Puskes) Haji Kemenkes Eka Jusuf Singka mengatakan, sebelum rapat daring (dalam jaringan) atau secara online ini, dirinya sudah terlebih dahulu rapat dengan para pimpinan di instansinya.

Diakui Eka, sekarang  Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes sudah berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) yang mengatakan puncak pandemik covid19 ini diprediksi bulan Mei dan akan turun bulan Juni.

“Sementara kita akan berangkat kalau tidak ada halangan Insya Allah di bulan Juni akhir, mudah-mudahan exercise ini tepat tidak bergeser, kalau tidak bergeser tentunya akan ada hal-hal yang lain juga yang harus kita siapkan menjamin jemaah haji kita yang berjumlah 221 ribu itu tidak terinfeksi Covid,” kata Eka dalam rilis FKAPHI.

Dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kata Eka, berdampak pula dengan pemeriksaan kesehatan jemaah haji. “Ada beberapa kendala di lapangan terkait PSBB sehingga pengaturan pemeriksaan itu tentunya seperti biasanya,” imbuhnya.

Tidak bisa berkumpul yang diperiksa satu atau dua orang saja dan jamnya diatur, rinci dia, tapi di puskesmas saya sudah tekankan betul, pemeriksaan kesehatan jemaah haji harus tetap jalan. Dirinya juga sudah melaporkan penangangan Covid19 bagi jemaah haji ini ke Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid19.

“Jemaah haji kita tak lain dan tak bukan adalah Warga Negara Indonesia juga, saya sering ditanya wartawan bagaimana penanganan jemaah haji ini dengan mewabahnya Virus Covid ini, saya sampaikan penanganan jemaah haji ini sudah diketahui oleh Satuan Gugus Tugas Covid19 yang diketuai oleh Kepala BNPB,” jelas Eka.

Ia juga mengimbau kepada seluruh alumni petugas haji baik dari Kemenag maupun Kemenkes untuk selalu mensosialisasikan Pembinaan Dakwah Kesehatan Haji, sehingga pemaslahaan-permasalahan ini dapat diimplematasikan dengan petugas kesehatan haji, PPIH dan dari teman-teman Kemenag.

“Alumni Petugas Haji baik dari Kemenkes maupun Kemenag saya minta agar dapat melakukan Dakwah Kesehatan Haji kepada jemaah haji dan selalu mengupdate website untuk mencari informasi-informasi terkini, di Puskes saya anjurkan untuk terus melakukakan pembinaan,” tandasnya. (smr)

LEAVE A REPLY