Untuk Laga Ulang Kontra Franchon, Claressa Pertaruhkan Empat Sabuk Juara

Dua juara dunia kelas berat putri (90,7 kg) WBA, WBC, IBF dan WBO, Claressa Shields, memertaruhkan empat sabuk juara untuk laga ulang melawan Franchon Crews-Dezurn di Detroit, Amerika Serikat, pada 22 Februari 2026.

Semarak.co – “Claressa dan Franchon kembali bertemu setelah 10 tahun sejak debut kedua petinju yang dimenangkan Claressa pada 2016,” demikian laporan World Boxing Association (WBA) dan dirilis anataranews.com dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Pada pertemuan pertama yang berlangsung empat ronde, Claressa dan Franchon bertarung sangat rapat dan ketat, menunjukkan tanda-tanda awal bahwa mereka akan menjadi dua petinju terbaik di generasi mereka.

Pertarungan itu dimenangkan Claressa dengan keputusan bulat (40-36 di semua kartu skor) setelah menampilkan penampilan yang jelas dan konsisten dari awal hingga akhir, menunjukkan kontrol dan ketenangannya di dalam ring.

Sejak pertarungan pertama itu, kedua petinju telah membangun karier yang sangat sukses. Masing-masing telah meraih gelar juara dunia dan menjadi pilar dalam tinju dunia wanita asal negeri Paman Sam Amerika Serikat.

Namun, masih ada urusan yang belum selesai di antara kedua petinju tangguh Amerika Serikat tersebut, terutama bagi Franchon, yang baru mengawali karir profesionalnya dengan kekalahan dari Claressa yang cukup menyakitkan.

Claressa yang berusia 30 tahun akan memasuki pertarungan ulang dengan rekor tak terkalahkan dalam 17 pertandingan profesional. Sedangkan, Franchon membawa rekor 10 kemenangan dan dua kekalahan di usianya yang ke-38 tahun.

Bagi Franchon, mantan juara tak terbantahkan kelas menengah super putri, menghadapi Claressa lagi merupakan momentum penentu. Setelah memulai karirnya dengan kekalahan, dia bangkit, memperbaiki arah, dan berhasil meraih beberapa gelar dunia.

WBA menyatakan bahwa, pertarungan tinju itu menjanjikan pertarungan sengit, dengan banyak hal dipertaruhkan bagi kedua petinju, dan berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling ikonik dalam tinju wanita di abad ke-21.

Claressa merupakan juara favorit, namun hasrat Franchon untuk membalas dendam dalam duel nanti, bisa menjadi bahan bakar yang dia butuhkan untuk mengejar kemenangan mengejutkan dalam pertarungan itu. (net/anc/wba/kim/smr)

Pos terkait