Demi Perubahan Radikal Timnas Italia: Leonardo Bonucci: Pep Guardiola Adalah Orang yang Tepat Untuk Tugas Ini

Kegagalan Tim Nasional Italia menembus Piala Dunia 2026, membuat situasi di tubuh federasi dan dunia sepak bola Italia menjadi rumit. Italia, mau tidak mau, harus melakukan pembenahan bahkan perubahan besar yang radikal dalam pembinaan dan pengembangan timnas ke depan.

Semarak.co Demi perubahan radikal dalam tubuh timnas Italia, Leonardo Bonucci pun mengusulkan perombakan besar terutama pada pelatih timnas. Ia menyebut sesosok nama besar: Pep Guardiola. “Pep adalah orang yang tepat untuk tugas ini,” cetusnya.

Bacaan Lainnya

Leonardo Bonucci menyebut Pep Guardiola sebagai kandidat ideal untuk memimpin perubahan besar dalam tim nasional Italia. Bek legendaris Italia itu meyakini, pelatih Manchester City itu adalah satu-satunya orang yang mampu memodernisasi Gli Azzurri.

Apalagi, setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut. Bonucci pun menyerukan revolusi di timnas Italia. Ia telah mengusulkan solusi ambisius untuk mengatasi kesulitan yang terus menerpa timnas Italia di kancah internasional.

Bonucci pun memberi solusi bahwa dengan menunjuk Guardiola sebagai sosok yang mampu memicu “perubahan radikal”. Dalam pidatonya di ajang Laureus World Sports Awards, mantan kapten Juventus itu menyatakan, Pep memiliki kecerdasan taktis yang dibutuhkan untuk mengembalikan kejayaan timnas Italia.

Tim Azzurri telah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa tahun terakhir, gagal lolos ke Piala Dunia ketiga kalinya berturut-turut. Tentu saja kegagalan di ajang yang pernah membawa Italia di masa kejayaan — juara dunia 4 kali — menjadi sesuatu yang sangat ironis ketika jangankan juara, menembus turnamen saja gagal.

Kendati Italia pernah merasakan kemenangan di Euro 2020, namun sifatnya hanya euforia sementara. Ketidak konsistenan dan masalah struktural telah membuat juara dunia empat kali ini mencari identitas baru di bawah kepemimpinan generasi berikutnya.

Pondasi Pertahanan Perlu diperbaiki

Bagi Bonucci, masalah yang dihadapi tim nasional sudah mengakar dalam dan membutuhkan perombakan total terhadap sistem yang ada saat ini. Ia meyakini, pemulihan harus dimulai dari lini pertahanan, yang dulu dianggap sebagai tolok ukur terbaik dalam sepak bola Italia di dunia internasional.

“Yang terpenting adalah membangun kembali sepak bola Italia dari nol, dimulai dari lini pertahanan,” katanya, seperti dikutip Foot Mercato dan dilansir Goal.com pada 21 April 2026. Italia terkenal punya pertahanan kuat dengan julukan Cattenaccio. Sistem pertahanan yang sukses.

“Kita harus memiliki keberanian untuk menghadapi situasi ini secara langsung agar dapat kembali mendapatkan penghormatan dari seluruh dunia dan menjadi tim hebat yang pernah menjadi juara dunia, ” ujar mantan pemain AC Milan yang memperkuat timnas Italia sebanyak 120 caps.

Harapan akan penunjukan Guardiola, Bonucci yakin bahwa filosofi eks Barcelona adalah tepat yang dibutuhkan negara ini. Ia berpendapat, rekam jejak sang manajer yang terbukti dalam membina talenta muda akan memercepat perkembangan para bintang muda Italia.

“Ada banyak pemain muda berbakat; kita harus memberi mereka waktu untuk berkembang dan maju,” jelas Bonucci. “Waktu adalah satu-satunya solusi ajaib, dan jika perubahan radikal diinginkan, Pep adalah orang yang tepat untuk tugas ini. Ini sulit, tapi bermimpi itu gratis.”

Diperlukan Kesabaran untuk Generasi Mendatang

Selain mencari manajer kelas dunia, Bonucci menekankan, masyarakat Italia dan federasi sepak bola harus bersabar terhadap para talenta muda yang sedang berkembang. Ia memahami tekanan yang dirasakan saat membela seragam biru serta beban ekspektasi yang menyertainya.

Namun, terlepas dari apakah sosok seperti coach Pep Guardiola akan mengambil alih kendali atau tidak (untuk Tim Nasional Italia), Gli Azzurri hanya akan menjadi penonton di Piala Dunia 2026 pada musim panas ini. (net/gc/fm/kim/smr)

Pos terkait