Sebelum Ambil Alih Jabatan Pelatih MU, Zidane Ajukan Dua Tuntutan

Zinedine Zidane telah dikaitkan dengan posisi pelatih Manchester United di tengah makin kencangnya tekanan terhadap Ruben Amorim. Namun, bekas manajer pelatih klub raksasa Real Madrid meminta dua tuntutan.

Semarak.co – Emmanuel Petit, mantan pemain internasional Perancis, sebelumnya menyatakan bahwa mantan rekan setimnya, Zinedine Zidane, akan meminta beberapa syarat tertentu untuk dipenuhi sebelum ia mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali di Manchester United.

Nama manajer pemenang Liga Champions ketika membesut si putih el real ini telah disebut-sebut sebagai calon pengganti Ruben Amorim, yang posisinya kembali menjadi sorotan setelah komentarnya pasca hasil imbang di Leeds United.

United telah naik ke posisi keenam di klasemen Liga Premier dan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan, tetapi salah satunya adalah hasil imbang di kandang melawan Wolves sebelum mereka ditahan draw 1-1 di Elland Road.

Setelah itu, Amorim mengeluh tentang kurangnya kekuasaan yang dimilikinya di Old Trafford dan mengisyaratkan bahwa ia akan meninggalkan klub dalam waktu 18 bulan ketika kontraknya berakhir, jika ia tidak dipecat sebelum itu.

Itu berarti masa depan manajer Amorim di United sekali lagi menjadi topik pembicaraan utama, dengan INEOS memertimbangkan apakah akan memecatnya setelah kritikan publiknya terhadap hierarki klub di MU.

Ini pasti akan menyebabkan spekulasi baru yang menghubungkan mantan pemain andalan timnas Perancis  dengan pekerjaan itu, tetapi membujuk mantan bos Real Madrid itu kembali ke dunia kepelatihan mungkin terbukti menantang.

Zidane telah absen dari dunia kepelatihan sejak 2021 ketika ia berpisah dengan Real Madrid untuk kedua kalinya. Tetapi ia tetap menjadi pelatih yang sangat dicari mengingat ia memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut dengan Los Blancos serta dua gelar La Liga.

Menurut Petit, yang bermain bersama Zidane untuk Prancis, tuntutan tertentu perlu dipenuhi untuk membujuknya kembali ke bangku pelatih. Demikian seperti dilansir harian.fajar.co.id dari Express pada 6 Januari 2026.

“Jujur, saya sedikit mengenal Zizou (Zinedine Zidane), dan dia perlu mendapatkan jaminan jika ingin menandatangani kontrak di Manchester United,” kata Petit dalam sebuah pertemuan pada tahun 2024 silam.

“Saat ini, lingkungan di MU selama bertahun-tahun tidak baik. Stabilitas bangku cadangan, level pemain, serta ekspektasi klub tidak sama seperti dulu. United masih merupakan klub besar, tetapi tidak lagi di lapangan. Dan Zizou sangat sadar dan berhati-hati tentang hal itu, kualitas pemain,” lanjutnya.

Petit menjamin Zidane bisa sukses di MU. “Bisakah dia berhasil membalikkan situasi di sana? Saya pikir satu-satunya jawaban adalah ya. Tetapi saat ini, ketika Anda melihat tim, saya sama sekali tidak yakin tentang level beberapa pemain,” ujarnya.

“Jadi, jika saya adalah Zizou, saya pikir akan sangat mudah untuk menjawab pertanyaan ini (tentang bergabung dengan United). Jika saya tidak fasih berbahasa Inggris, itu akan menimbulkan lebih banyak masalah dalam hal komunikasi di ruang ganti,” ujarnya.

“Jika dia menerima pekerjaan di Manchester United, itu berarti dia memiliki solusi. Saat ini, saya tidak yakin banyak orang memiliki solusi untuk mengubah situasi di Manchester United,” tegas mantan pemain timnas Perancis dikutip Express.

“Apakah dia ingin meninggalkan hari-hari cerah di Madrid? Hidupnya ada di Madrid, dia berdedikasi untuk Madrid. Saya tidak yakin dia juga fasih berbahasa Inggris. Dan komunikasi sangat penting di ruang ganti,” tandasnya. (net/hf/exs/kim/kim)

Pos terkait