Sambut Tahun Baru 2026, Tiket Diskon 30 Persen KAI Masih Tersedia di Sejumlah Relasi Favorit

KAI mencatat penjualan tiket pada masa Nataru mencapai 3.641.341 tiket hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.

Hingga 29 Desember 2025, penjualan tiket kereta api masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), mencapai 3.517.528 tiket. Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat 2.928.820 tiket atau 106,1 %, sedangkan kereta api lokal mencapai 588.708 tiket.

Semarak.co – Saat Nataru, KAI menghadirkan diskon tarif 30% untuk kereta ekonomi komersial yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Sebanyak 1.509.080 tempat duduk disiapkan, dengan realisasi penjualan mencapai 1.226.596 tiket atau 82% hingga 29 Desember 2025.

Bacaan Lainnya

“Kebijakan tarif ini memberi kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan akhir tahun, baik untuk liburan keluarga, silaturahmi antarkota, aktivitas ekonomi, maupun mobilitas generasi muda,” ungkap Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, dirilis humas melalui WAGroup Pewarta KAI Pusat, Senin (29/12/2025).

Relasi dengan penjualan tiket diskon tertinggi hingga saat ini meliputi:

1. Lempuyangan – Pasarsenen: 19.067 pelanggan
2. Pasarsenen – Lempuyangan: 16.860 pelanggan
3. Pasarsenen – Yogyakarta: 14.496 pelanggan
4. Yogyakarta – Pasarsenen: 14.021 pelanggan
5. Semarang Tawang – Solo Balapan: 12.368 pelanggan

Selain relasi tersebut, tiket diskon 30 persen masih tersedia pada sejumlah layanan kereta ekonomi komersial dengan tarif terjangkau (satu kali perjalanan jarak terjauh), antara lain:

1. KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon – Gambir (pp) mulai Rp105.000
2. KA Kaligung relasi Semarang Poncol – Cirebon Prujakan (pp) mulai Rp94.000
3. KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kiaracondong – Kutoarjo (pp) mulai Rp119.000
4. KA Blora Jaya relasi Cepu – Semarang Poncol (pp) mulai Rp52.000
5. KA Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng (pp) mulai Rp182.000

Pilihan lainnya juga tersedia dengan tarif terjangkau, seperti Banyubiru Ekspres, Sribilah Fakultatif, Tawang Jaya Premium, Gunungjati, dan Cakrabuana, yang dapat dicek melalui aplikasi Access by KAI.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI mengoperasikan 54 perjalanan kereta api tambahan pada masa Nataru, di antaranya:

1. KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir (pp)
2. KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta (pp)
3. KA Parahyangan Fakultatif relasi Bandung – Gambir (pp)
4. KA Lodaya Tambahan relasi Solo Balapan – Bandung (pp)
5. KA Tambahan relasi Gambir – Yogyakarta

Selain KA penumpang, KAI juga mengoperasikan layanan Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis), meliputi:

1. KA Motis Nataru Utara relasi Kampung Bandan – Semarang Tawang (pp)
2. KA Motis Nataru Tengah relasi Kampung Bandan – Purwosari (pp)

Anne menyampaikan bahwa kebijakan diskon dan pengoperasian KA tambahan merupakan bagian dari dukungan pemerintah melalui KAI dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Nataru.

Anne menyampaikan bahwa kebijakan diskon dan pengoperasian KA tambahan merupakan bagian dari dukungan pemerintah melalui KAI dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Nataru.

“Kereta api menjadi pilihan perjalanan banyak masyarakat pada masa libur akhir tahun. Pemerintah melalui KAI memastikan masyarakat tetap memiliki akses perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne.

Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal guna mendukung perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Penjualan Tiket Nataru Capai 3,64 Juta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 3.641.341 tiket hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.

Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 3.016.104 tiket, atau 109,2 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 625.237 tiket, setara 83,9 persen dari total 745.056 tempat duduk.

Okupansi kereta api jarak jauh yang melebihi angka 100 persen, hal ini disebabkan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.

Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Berikut data harian jumlah pelanggan KA JJ dan Lokal:

* 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan (data tetap)

* 19 Desember 2025: 202.369 pelanggan (data tetap)

* 20 Desember 2025: 209.925 pelanggan (data tetap)

* 21 Desember 2025: 223.654 pelanggan (data tetap)

* 22 Desember 2025: 227.134 pelanggan (data tetap)

* 23 Desember 2025: 233.671 pelanggan (data tetap)

* 24 Desember 2025: 259.333 pelanggan (data tetap)

* 25 Desember 2025: 246.883 pelanggan (data tetap)

* 26 Desember 2025: 234.660 pelanggan (data tetap)

* 27 Desember 2025: 243.393 pelanggan (data tetap)

* 28 Desember 2025: 269.723 pelanggan (data tetap)

* 29 Desember 2025: 238.643 pelanggan (data tetap)

* 30 Desember 2025: 192.798 pelanggan (data dinamis)

* 31 Desember 2025: 156.124 pelanggan (data dinamis)

* 1 Januari 2026: 146.254 pelanggan (data dinamis)

* 2 Januari 2026: 131.328 pelanggan (data dinamis)

* 3 Januari 2026: 130.980 pelanggan (data dinamis)

* 4 Januari 2026: 137.168 pelanggan (data dinamis)

Berikut 10 Stasiun Keberangkatan Favorit KA JJ:

1. Pasarsenen: 253.868 Pelanggan
2. Yogyakarta: 213.415 Pelanggan
3. Gambir: 200.209 Pelanggan
4. Surabaya Pasar Turi: 112.860 Pelanggan
5. Semarang Tawang: 111.012 Pelanggan
6. Bandung: 110.722 Pelanggan
7. Surabaya Gubeng: 107.730 Pelanggan
8. Lempuyangan: 105.981 Pelanggan
9. Purwokerto: 103.646 Pelanggan
10. Semarang Poncol: 98.301 Pelanggan

Berikut 10 Stasiun Tujuan Favorit KA Jarak Jauh (KA JJ):

1. Pasarsenen: 238.986 pelanggan
2. Yogyakarta: 203.078 pelanggan
3. Gambir: 195.770 pelanggan
4. Bandung: 110.961 pelanggan
5. Semarang Tawang: 105.152 pelanggan
6. Surabaya Pasar Turi: 104.514 pelanggan
7. Purwokerto: 101.670 pelanggan
8. Lempuyangan: 100.378 pelanggan
9. Surabaya Gubeng: 100.095 pelanggan
10. Bekasi: 97.617 pelanggan (hms/smr)

Pos terkait