Menpar Widiyanti Imbau Pengelola Wisata Hadirkan Layanan Prima Sambut Wisatawan Liburan Nataru

Menpar Widiyanti Putri Wardhana mengimbau para pengelola destinasi wisata mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengimbau para pengelola destinasi wisata mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menghadirkan layanan  prima, aman, dan berorientasi pada kenyamanan wisatawan.

Semarak.co – Pada periode libur Nataru, Kemenpar  memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,45 juta orang. Sementara, pergerakan wisatawan nusantara diperkirakan menembus lebih dari 100 juta perjalanan.

Bacaan Lainnya

“Kami mengimbau pengelola destinasi untuk mengedepankan kebersihan, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi wisatawan. Terlebih dengan adanya tantangan cuaca ekstrem, kewaspadaan di sektor pariwisata perlu terus ditingkatkan,” kata Widiyanti, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Siaran Pers Kemenpar2, Selasa (23/12/2025).

Widiyanti menjelaskan, dalam rangka mendukung pelayanan prima di destinasi wisata, Kementerian Pariwisata telah menerbitkan Surat Edaran tentang Kesiapan Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Surat edaran tersebut dilengkapi tautan berisi modul pendukung, antara lain modul kebencanaan, penerapan CHSE, panduan implementasi, serta petunjuk teknis manajemen risiko di destinasi pariwisata. Selain itu, Kemenpar juga secara aktif melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan destinasi wisata di berbagai daerah.

Kepada wisatawan, Menpar  turut mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan selama berwisata dengan memperhatikan informasi dan imbauan terkait kondisi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG.

Wisatawan juga diharapkan memilih destinasi dan aktivitas wisata yang aman, serta menghindari kegiatan berisiko tinggi saat terjadi cuaca ekstrem. Selain itu, penggunaan moda transportasi yang memenuhi standar kelaikan menjadi hal penting demi keselamatan perjalanan.

“Berbagai langkah telah kami lakukan, termasuk rapat koordinasi dengan Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kemenko PMK, serta Kemenko IPK, untuk memastikan seluruh persiapan dan koordinasi lintas kementerian berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dalam koordinasi lintas sektoral tersebut, pemerintah juga menghadirkan berbagai program pendukung pergerakan wisatawan selama libur Nataru. Di antaranya diskon tiket pesawat domestik sebesar 13–14 % serta penyelenggaraan BINA Indonesia Great Sale 2025 yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Program ini melibatkan lebih dari 380 perusahaan, 80 ribu gerai, 800 merek, dan lebih dari 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi dengan penawaran diskon 20–80 %. Khusus bagi wisatawan mancanegara, disediakan pula fasilitas pengembalian pajak (tax refund) sebesar 11 %.

Selain itu, Kemenpar bekerja sama dengan 23 mitra telah menyiapkan  65 paket wisata serta 244 event yang dapat menjadi pilihan selama libur Nataru. “Saya mengajak masyarakat jalan-jalan di Indonesia, belanja di Indonesia, serta membuat konten positif, karena pariwisata kita perlu terus dipromosikan bersama,” kata Menpar. (hms/smr)

 

Pos terkait