Resmikan 14 Sekolah di Kalsel, Mendikdasmen Mu’ti Disambut Salawat Badar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meresmikan hasil revitalisasi sekolah di Kalimantan Selatan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti disambut disambut salawat badar saat meresmikan hasil revitalisasi 14 satuan pendidikan di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Peresmian secara simbolis dilaksanakan di SMAS Al-Islam Nurul Maad.

Semarak.co – Mendikdasmen menegaskan, revitalisasi satuan pendidikan merupakan program unggulan pemerintah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih baik. Lingkungan sekolah yang nyaman diharapkan mampu mendorong semangat belajar serta memotivasi peserta didik.

Bacaan Lainnya

“Sekolah yang nyaman, ruang kelas yang nyaman, diharapkan dapat menjadi lingkungan pendukung agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki motivasi yang lebih tinggi,” ujarnya,  dirilis humas melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Selasa (13/1/2026).

Selain perbaikan sarana dan bangunan sekolah, Kemendikdasmen juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui program digitalisasi pembelajaran berupa Papan Interaktif Digital (PID). Mu’ti berharap kebijakan tersebut dapat mendorong terwujudnya layanan pendidikan bermutu.

Dia mengajak seluruh pihak memanfaatkan fasilitas yang telah direvitalisasi secara optimal. “Kami mohon kepada sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan baik demi memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, melaporkan bahwa pada tahun 2025, program revitalisasi menjangkau 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB, dengan total bantuan mencapai sekitar Rp232 miliar.

“Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana sekolah, tetapi juga pada penguatan pembelajaran adaptif, inklusif, dan bermutu untuk semua peserta didik,” ucapnya.

Kesan Warga Sekolah atas Program Revitalisasi

Guru SMAS Al-Islam Nurul Maad Astriani menyatakan, sekolahnya menerima bantuan revitalisasi berupa lima ruangan baru, yaitu laboratorium IPA, laboratorium komputer, UKS, ruang BK, serta toilet. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu dan pihak sekolah telah merencanakan untuk memanfaatkannya secara maksimal.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen sudah memberikan kami kesempatan untuk bisa mendapatkan bantuan yang luar biasa ini. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin agar siswa-siswi kami mampu bersaing,” ungkap Astriani.

Hal senada disampaikan oleh siswa SMAS Al-Islam Nurul Maad, Ali Zubaidi. Ia mengaku fasilitas sekolah sebelumnya masih terbatas, sehingga revitalisasi ini sangat berarti bagi para siswa. “Sejak ada revitalisasi ini, kami sangat terbantu. Fasilitas jadi lebih lengkap dan sistem belajar kami jadi lebih mudah,” ujarnya. (hms/smr)

Pos terkait