Kemendukbangga Beri Layanan Trauma Healing dan KB kepada Warga Korban Banjir Aceh dan Sumatra

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN memberikan bantuan psikososial berupa trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatra.

Semarak.co – Trauma healing dilakukan di posko pengungsian melalui sesi edukasi, pendampingan, dan penguatan mental. Melalui GenRe, hingga saat ini, layanan trauma healing telah menjangkau 1.686 remaja, meliputi Aceh 500 orang, Sumatera Utara 722 orang, dan Sumatera Barat 464 orang.

Bacaan Lainnya

“Kami mengerahkan para penyuluh KB, remaja GenRqe (Generasi Berencana), serta bekerja sama dengan para psikolog,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Kamis (22/1/2026).

Selain layanan psikososial, Kemendukbangga/BKKBN juga menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) di wilayah sekitar posko pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan akses pelayanan kontrasepsi bagi para Pasangan Usia Subur (PUS) terdampak di wilayah bencana.

Hal ini dilakukan mengingat peran Kemendukbangga/BKKBN sebagai anggota subklaster Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi pada situasi krisis kesehatan akibat bencana dimana bertanggung jawab terhadap pencegahan kehamilan tidak diinginkan.

Selain itu, sebagai bagian dari perlindungan keluarga terdampak bencana, intervensi gizi spesifik melalui Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD (MBG 3B) tetap dilaksanakan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.

Melalui kehadiran langsung petugas di lapangan hingga ke hunian sementara, intervensi Kemendukbangga/BKKBN terus memberikan dampak positif bagi masyarakat terdampak bencana. “Prinsip kami jelas, negara harus hadir dan memberi dampak positif bagi masyarakat terdampak,” pungkasnya. (hms/smr)

Pos terkait