HUT HBT ke-75, Wamentrans Viva Yoga Kenang Perjuangan Calon Transmigran Korban Kecelakaan

Wamen Viva Yoga saat menjadi Inspektur Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-75 yang dipusatkan di Makam Pionir Transmigrasi, Desa Sukra, Kabupaten Indramayu. ( Humas Kementerian Transmigrasi/ Antonius Aditya Giovanni)

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mengajak warga mendoakan arwah calon transmigran dan keluarganya yang meninggal saat kecelakaan bus yang akan membawa mereka menuju Lampung dan Lubuk Lingau Sumatera Selatan, pada 11 Maret 1974.

Semarak.co – Hal tersebut disampaikan Viva Yoga saat menjadi Inspektur Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-75 yang dipusatkan di Makam Pionir Transmigrasi, Desa Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, lokasi kecelakaan maut yang merenggut 67 korban jiwa.

Bacaan Lainnya

“Dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan ketabahan. Kami di sini hadir untuk mengenang kembali para pionir transmigrasi,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup ForWaTrans, Rabu malam (10/12/2025).

Mereka, para pionir transmigrasi, yang mengalami kecelakaan bus, menurut Viva Yoga pergi dengan niat mulia. Mereka ingin mengubah hidupnya menjadi sejahtera. Dengan lahan yang diberikan oleh pemerintah, para transmigran yang telah menempati kawasan transmigrasi akan mengolah lahan yang diberikan.

Mereka juga memiliki mental yang kuat sebab harus meninggalkan kampung halaman di mana mereka dilahirkan dan dibesarkan. Tak mudah orang meninggalkan asal usulnya. “Namun hidup itu pilihan dan mereka memilih ikut transmigrasi”, tuturnya.

Dengan ketelatenan, kesabaran, dan keuletan, para transmigran mampu mengubah lahan-lahan kosong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan peradaban baru. “Peran transmigran di masa Orde Baru disebut sebagai pahlawan pembangunan. Kalau sekarang kita sebut patriot bangsa”, ujarnya.

Di Makam Pionir Transmigrasi, Viva Yoga selain melakukan tabur bunga di pusara-pusara juga memberi santunan kepada para korban yang selamat, yakni Suyamto dan Jaelani. Santunan juga diberikan kepada Suyanto sebagai penjaga makam.

Kementrans Tanggap Bencana

Viva Yoga mengatakan Kementrans sudah mengirimkan bantuan kepada wilayah yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. “Bapak Menteri Transmigrasi sudah ke lokasi bencana sekaligus memberikan berbagai bantuan yang dibutuhkan”, ujarnya.

Fokus bantuan yang diberikan dikatakan di kabupaten yang memiliki kawasan transmigrasi seperti di Bireun dan Bener Meriah. “Kawasan transmigrasi yang terdampak bencana akan terus kita pantau dan berikan bantuan”, ujarnya.  (AW/SMR)

Pos terkait