Amerika Serikat (AS) mengerahkan kelompok kapal induk ketiga dan sekitar 9.000 hingga 10.000 personel tambahan menuju Timur Tengah, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran dan ketidakpastian diplomatik kawasan yang semakin serius.
Semarak.co – Menurut laporan The Wall Street Journal, kapal induk USS Theodore Roosevelt serta kapal amfibi USS Makin Island telah membawa sekitar 9.000 pelaut dan marinir menuju kawasan tersebut untuk memperkuat kehadiran AS.
Associated Press (AP), The Wall Street Journal dan Reuters (2/10/2026), melaporkan rombongan itu mencakup lebih dari 7.000 pelaut dan 2.000 marinir. Kedatangannya berpotensi meningkatkan jumlah personel AS di kawasan melampaui 20.000 orang dalam beberapa hari pada akhir Oktober.
Dua kapal induk negara Paman Sam, USS George H.W. Bush dan USS George Washington, saat ini telah berada di kawasan Timur Tengah, sehingga kedatangan Roosevelt dapat menambah kelompok kapal induk ketiga AS tersebut.
Perkembangan itu terjadi ketika Presiden Donald Trump memertimbangkan kemungkinan serangan baru terhadap Iran setelah pemilihan paruh waktu AS, sementara upaya gencatan senjata masih menghadapi hambatan diplomatik serius dan signifikan.
Kantor berita Reuters melaporkan ketegangan geopolitik tersebut turut mengguncang pasar energi. Harga minyak Brent ditutup 4,37% lebih tinggi, mencapai 102,31 dolar AS per barel pada Kamis dalam perdagangan energi dunia terkini. (net/ap/twsj/rts/kim/smr)





