Presiden Prancis Macron akan Bantu Lebanon Siapkan Negosiasi dengan Israel

Konflik Lebanon (khususnya kelompok pejuang Hizbullah) dengan Zionis Israel yang masih berlangsung di tengah perang Amerika Serikat (AS) dibantu Israel melawan Iran, mendorong Prancis untuk menjembatani perdamaian. Hal itu ditegaskan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Semarak.co Macron menyatakan, Paris akan membantu Lebanon dalam persiapan negosiasi dengan Israel. “Kami akan membantu pemerintah Lebanon sebisa mungkin dalam memersiapkan negosiasi ini,” ucap Presiden Prancis itu.

Bacaan Lainnya

“Dalam memersiapkan negosiasi ini dan dalam mengembangkan rencana yang diperlukan untuk memulihkan kedaulatan penuh,” kata Macron dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada Selasa (21/4/2026).

Prancis juga akan mengirimkan hampir 10 ton bantuan kemanusiaan ke Lebanon dalam beberapa hari mendatang, sehingga total jumlah bantuan kemanusiaan yang disumbangkan oleh Paris menjadi 70 ton, imbuh Macron.

Macron mencatat, seperti dilansir AntaraNews.com dari Sputnik Indonesia pada Rabu (22/4/2026), bahwa Prancis siap untuk melanjutkan kehadiran militernya di Lebanon setelah selesainya misi perdamaian Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada akhir 2026.

“Jika Lebanon menginginkannya, Prancis juga siap melanjutkan komitmennya di lapangan setelah kepergian UNIFIL yang direncanakan pada akhir tahun, bersama dengan mitra-mitra yang paling terlibat, dalam kerangka kerja yang perlu kita tentukan bersama,” kata Macron lebih lanjut.

Selain turut serta dalam misi kemanusiaan yang diprakarsai Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Prancis juga berperan aktif membantu melatih tentara Lebanon dan memasok negara tersebut dengan senjata dan peralatan. (net/anc/si/kim/smr)

Pos terkait