PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan kesiapan Stasiun Jatake di Kelurahan Jatake, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari penguatan layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.
Semarak.co – Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, pengembangan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta.
Lintas Rangkasbitung terus mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan, dari 43.317.716 pengguna pada 2022, meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada 2023, kemudian 69.999.362 pengguna pada 2024, dan mencapai 70.496.181 pengguna sepanjang Januari–November 2025.
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan akses dekat, perjalanan tertata, serta distribusi penumpang merata,” ujar Bobby, dirilis humas melalui WAGroup Pewarta KAI Pusat, Senin (29/12/2025).
Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang memadukan fungsi transportasi dan aktivitas kawasan. Stasiun ini berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi.
Berada di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, stasiun ini memiliki peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter, serta diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna Commuter Line. Di gedung stasiun tersedia area aktivitas penumpang, zona komersial, serta ruang perkantoran KAI. Area luar dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda.
“Stasiun Jatake dipersiapkan sebagai simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik turun penumpang sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kawasan yang terus berkembang,” kata Anne.
Dari sisi layanan, Stasiun Jatake akan melayani Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencakup Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake.
Lanjut Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung. Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang dan meningkatkan kelancaran mobilitas harian masyarakat.
Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56 persen, mencakup prasarana utama dan fasilitas penunjang. KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan sebelum stasiun beroperasi.
Sinergi KAI dan DJKA Kemenhub dalam pengembangan Stasiun Jatake menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan perkeretaapian yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” tutup Anne.
Penjualan Tiket Nataru Capai 3,51 Juta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 3.517.528 tiket hingga Senin, 29 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2.928.820 tiket, atau 106,1 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 588.708 tiket, setara 79 persen dari total 745.056 tempat duduk.
Okupansi kereta api jarak jauh yang melebihi angka 100 persen, hal ini disebabkan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, relasi, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.
Data harian jumlah pelanggan KA JJ dan Lokal:
* 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan (data tetap)
* 19 Desember 2025: 202.369 pelanggan (data tetap)
* 20 Desember 2025: 209.925 pelanggan (data tetap)
* 21 Desember 2025: 223.654 pelanggan (data tetap)
* 22 Desember 2025: 227.134 pelanggan (data tetap)
* 23 Desember 2025: 233.671 pelanggan (data tetap)
* 24 Desember 2025: 259.333 pelanggan (data tetap)
* 25 Desember 2025: 246.883 pelanggan (data tetap)
* 26 Desember 2025: 234.660 pelanggan (data tetap)
* 27 Desember 2025: 243.393 pelanggan (data tetap)
* 28 Desember 2025: 269.654 pelanggan (data tetap)
* 29 Desember 2025: 198.894 pelanggan (data dinamis)
* 30 Desember 2025: 165.586 pelanggan (data dinamis)
* 31 Desember 2025: 140.820 pelanggan (data dinamis)
* 1 Januari 2026: 133.920 pelanggan (data dinamis)
* 2 Januari 2026: 120.639 pelanggan (data dinamis)
* 3 Januari 2026: 121.515 pelanggan (data dinamis)
* 4 Januari 2026: 128.177 pelanggan (data dinamis)
Daftar 10 Stasiun Keberangkatan Favorit KA JJ:
1. Pasarsenen: 249.192 Pelanggan
2. Yogyakarta:206.746 Pelanggan
3. Gambir: 194.550 Pelanggan
4. Surabaya Pasar Turi: 109.670 Pelanggan
5. Bandung: 107.535 Pelanggan
6. Semarang Tawang: 107.429 Pelanggan
7. Surabaya Gubeng: 104.326 Pelanggan
8. Lempuyangan: 104.236 Pelanggan
9. Purwokerto: 99.800 Pelanggan
10. Semarang Poncol: 94.062 Pelanggan
Berikut 10 Stasiun Tujuan Favorit KA Jarak Jauh (KA JJ):
1. Pasarsenen: 236.383 pelanggan
2. Yogyakarta: 196.699 pelanggan
3. Gambir: 189.539 pelanggan
4. Bandung: 107.795 pelanggan
5. Surabaya Pasar Turi: 101.597 pelanggan
6. Semarang Tawang: 101.343 pelanggan
7. Lempuyangan: 98.347 pelanggan
8. Purwokerto: 97.870 pelanggan
9. Surabaya Gubeng: 96.532 pelanggan
10. Bekasi: 95.874 pelanggan (hms/smr)





