PT Sucofindo berhasil memenuhi persyaratan akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama yang ditetapkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag). Dengan demikian, LPH PT Sucofindo adalah LPH Utama pertama yang memiliki cakupan wilayah kerja Nasional dan Internasional.
semarak.co-Akreditasi ini disesuaikan berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, dan SNI ISO/IEC 17065:2012.
Selanjutnya, dokumen legalitas akreditasi ini diserahkan Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham kepada Direktur Utama Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi pada saat perhelatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2023 di Bandung, Jawa Barat.
Sebelumnya, Sucofindo telah beroperasi berbasis surat keterangan akreditasi No. 110 tahun 2020 sebagai LPH dan penetapan sebagai LPH dari BPJPH berdasarkan Surat Keputusan Nomor 117 Tahun 2020.
Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham menyatakan, dengan kompetensi Sucofindo yang dilengkapi 28 Cabang dapat memenuhi target sertifikasi halal. Sucofindo telah memiliki target realisasi 5.000 sertifikat halal.
“Harapan saya dengan kompetensi Sucofindo saat ini sebagai LPH Utama dengan spesifikasi audit dan pengujian dapat merealisasikan target tersebut,” ujar Aqil Irham dirilis humas Sucofindo tertanggal 23 Februari 2023 usai acara melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Jumat pagi (24/2/2023).
Direktur Utama Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi berterima kasih kepada BPJPH Kemenag atas hasil yang didapat untuk LPH Sucofindo. “Kami mengucapkan syukur alhamdulillah telah memenuhi persyaratan dan meraih akreditasi sebagai LPH Utama dengan cakupan kerja secara Nasional dan Internasional,” imbuh Mas Wigrantoro.
Sehingga dapat mendukung realisasi target sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Dengan adanya akreditasi ini, Mas Wigrantoro mengatakan, “Dan sebagai LPH Utama, kami siap melayani kegiatan pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk yang diajukan para pelaku usaha dengan cakupan Nasional dan Internasional.”
Hasil peraihan ini sejalan dengan dukungan Sucofindo atas implementasi target Kementerian Agama, yaitu mencapai visi Indonesia menjadi Pusat Industri Produk Halal Dunia pada tahun 2024. “Kami siap mendukung pemerintah untuk mendorong pelaku usaha mengimplementasikan sertifikasi halal,” imbuhnya.
Dengan implementasi sertifikat halal ini dapat mendorong pelaku usaha memperluas ke pasar ekspor. Selain itu, dengan lingkup peran Sucofindo sebagai LPH Utama untuk cakupan internasional, mampu memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk luar,” kata Mas Wigrantoro.
Kepala Unit Halal Sucofindo Agus Suryanto mengatakan dalam akreditasi ini LPH Utama PT SUCOFINDO dapat melayani Verifikasi/Validasi, Inspeksi, Audit, dan Pengujian Laboratorium jika diperlukan, bagi produk berupa (1) makanan dan minuman (3) kosmetik (4) kimiawi (6) rekayasa genetik (7) barang gunaan (9) jasa.
“Kami berkomitmen dapat memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing melalui peranan kami sebagai LPH. Selanjutnya untuk mendukung implementasi sertifikasi halal, Sucofindo dilengkapi layanan digital,” ungkap Agus sambil merinci.
Yaitu aplikasi Sistem Aplikasi Halal dan Informasi Halal (SAHIH) pada halal.sucofindo.co.id. “Aplikasi SAHIH terintegrasi dengan aplikasi SIHALAL BPJPH sehingga pelaku usaha cukup sekali mengisi dan mengunggah data dan informasi persyaratan permohonan sertifikasi halal ke aplikasi SIHALAL.
Dan otomatis terhubung dengan aplikasi SAHIH SUCOFINDO setelah dokumen diperiksa oleh BPJPH dan diteruskan ke Sucofindo sebagai LPH yang dipilih pelaku usaha. Selanjutnya data dan informasi tersebut digunakan dalam proses pemeriksaan kehalalan produk sampai pelaporan dan diproses menggunakan SIHALAL.
Semoga layanan digital ini, harap Agus, memudahkan pelaku usaha. Selain itu, kata Agus Sucofindo dilengkapi laboratorium serta peralatan uji Halal yang mumpuni, juga kualitas SDM yang telah terakreditasi. “Ke depannya kami siap membantu para pelaku usaha sesuai dengan peranan kami sebagai LPH,” tutup Agus. (smr)





