Tempat Penitipan Anak (TPA) Pasar Handayani Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB), terpilih sebagai Best Practice Nasional dalam implementasi program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) berbasis pasar.
Semarak.co – Kepala Perwakilan BKKBN Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Makripuddin menyatakan, prestasi ini menandakan NTB mampu menjadi pelopor dalam inovasi pelayanan keluarga berbasis pendekatan lokal.
“Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya, pada aacara penyusunan Kompendium Praktik Baik TAMASYA Berbasis Pasar di Lombok Barat, dirilis humas BKKBN Pusat usai acara melalui WAGroup Jurnalis Kemendukbangga/BKKBN, Senin malam (13/10/2025).
Program TAMASYA merupakan salah satu inisiatif BKKBN dalam memperkuat ketahanan keluarga dengan memanfaatkan sentra ekonomi, seperti pasar sebagai ruang edukatif dan layanan bagi anak dan keluarga.
Kegiatan penyusunan kompendium ini dihadiri Kadi Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Lombok Barat, yang mendukungpenuh praktik baik ini agar dapat direplikasi di daerah lain.
Dengan tersusunnya kompendium ini, diharapkan model TPA berbasis pasar yang telah berhasil diterapkan di Pasar Handayani bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia dalam mengembangkan layanan yang inklusif, mudah dijangkau, dan sesuai dengan karakteristik lokal. (hms/smr)




