PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) Semarang Jawa Tengah melaksanakan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang Kamis (19/6/2025). Hadir Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tegal Susatya Pramana dan Kepala Kejari Kab Batang Efi Paulin Numberi dan Jaksa Pengacara Negara.
Semarak.co – Disampaikan Susatya bahwa PKS ini dalam rangka penanganan masalah hukum di bidang perdata dan Tata Usaha Negara yang dihadapi oleh Pegadaian. Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN) akan memberikan bantuan hukum dalam perkara perdata
Dan Tata Usaha Negara untuk mewakili PT Pegadaian berdasarkan surat kuasa khusus baik sebagai penggugat maupun tergugat yg dilakukan secara litigasi maupun non litigasi, termasuk membuat surat peringatan atau somasi maupun pemanggilan serta penagihan kepada nasabah yg menunggak.
“Ini tentunya sebagai upaya penyelamatan dan memulihkan keuangan atau kekayaan negara serta kewibawaan Pemerintah melalui konsiliasi, mediasi dan fasilitasi,” ucap Susatya dirilis humas PT Pegadaian Pusat melalui WAGroup Media Pegadaian, Jumat (20/6/2025).
PKS ini adalah pelaksanaan keempat. Sebelumnya dilaksanakan bersama Kejari Kabupaten Tegal, Kejari Kabupaten Brebes dan Kejaksaan Kota Tegal. Untuk selanjutnya akan dilaksanakan dengan Kejaksaan Kota Pekalongan, Kejaksaan Kabupaten Pemalang dan Kejaksaan Kabupaten Pekalongan.
Di bagian lain dirilis humas Pegadaian Pusat lainnya, PT Pegadaian Area Kalimantan Selatan dan Tengah di bawah naungan Kanwil IV Balikpapan kembali membuktikan performa unggulnya dengan mencetak pertumbuhan kinerja tertinggi se-Indonesia hingga pertengahan Juni 2025.
Capaian luar biasa ini menjadikan Area Banjarmasin sebagai salah satu pilar kekuatan Pegadaian nasional saat ini. Beberapa pencapaian utama yang diraih antara lain:
- Pertumbuhan Outstanding Loan (OSL) tertinggi secara nasional sebesar 35%, dengan total nilai Outstanding Loan mencapai Rp 1,48 Triliun
- Pertumbuhan Year-on-Year (YoY) tertinggi se-Indonesia sebesar 53%
- Pertumbuhan bisnis emas Year-to-Date (YtD) tertinggi nasional, melebihi 300%, dengan nilai OSL Cicil emas mencapai Rp 147 miliar.
Kinerja luar biasa dari Area Kalimantan Selatan dan Tengah ini turut mendorong PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan mencatatkan outstanding total sebesar Rp 7,8 triliun, menjadikan wilayah ini sebagai peringkat kedua nasional dalam pencapaian Pertmbuhan Tertinggi Tahun 2025.
Deputy Bisnis Area Kalimantan Selatan dan Tengah Anwar Yusuf menyatakan, kinerja ini adalah hasil kerja keras tim serta kepercayaan nasabah, “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah,” ujar Anwar dirilis melalui WAGroup Media Pegadaian, Jumat (20/6/2025).
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya relevan, tetapi terus tumbuh dan dipercaya sebagai mitra keuangan yang andal. Lebih dari sekadar lembaga gadai, Pegadaian kini telah berkembang menjadi institusi keuangan dengan layanan komprehensif, termasuk:
- Pembiayaan Mikro
- Investasi Emas, Tabungan Emas dan Deposito Emas
- Transaksi digital melalui aplikasi Pegadaian Digital dan Beberapa Channel Seperti Agen
Masyarakat kini dapat menikmati kemudahan transaksi cukup dari genggaman tangan, sekaligus memperoleh akses ke layanan keuangan syariah maupun konvensional yang terpercaya. “Transformasi digital dan inovasi layanan menjadi kunci kami,” imbuh Anwar.
Pegadaian hadir tidak hanya untuk mengatasi masalah keuangan, tapi juga membantu masyarakat merencanakan masa depan secara bijak. Pegadaian terus memperluas kontribusinya dalam mendorong inklusi keuangan nasional, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai solusi keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau. (hms/smr)





