PT Pegadaian mengimbau nasabah tabungan emas digital agar tidak khawatir terkait pasokan emas fisik karena seluruh produk investasinya didukung emas fisik dengan rasio satu banding satu (1:1) yang disimpan di brankas (vault) perusahaan pembiayaan pelat merah ini sehingga pasokannya memadai.
Semarak.co – Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu menjelaskan, sebelum nasabah membeli emas melalui aplikasi Tring!, Pegadaian terlebih dulu menyiapkan dan menyetorkan emas fisik.
“Artinya, setiap transaksi pembelian emas nasabah telah didukung ketersediaan emas secara nyata. Jadi, ini memenuhi dua hal. Satu, dari sisi keamanan. Kedua, dari sisi konsep syariahnya. Emas fisik sudah ada duluan,” kata Yos dalam acara PRIMA Talkshow with Tring! di Ballroom The Gade, kawasan Kramat Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).
Ketika nasabah membeli emas 100 gram, lanjut Yos memberi contoh, maka Pegadaian telah mengamankan terlebih dulu jumlah emasnya. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko perubahan harga yang dapat merugikan nasabah, apabila pembelian fisik dilakukan setelah transaksi.
“Emas di Pegadaian itu satu banding satu. Teman-teman beli 100 gram, beli 200 gram, atau berapa pun, di Pegadaian fisiknya ada. Emas yang Pegadaian simpan umumnya berbentuk batangan besar. Misalnya 1 kg,” tutur Yos dalam acara yang dirangkai buka puasa bersama (bukber).
Dilanjutkan Yos, “Di dalam satu batangan itu, terdapat porsi kepemilikan nasabah sesuai saldo emas yang dimiliki. Karena itu, proses pencetakan emas fisik dari saldo digital membutuhkan waktu.”
Untuk menjawab kebutuhan nasabah, kata dia, Pegadaian menyediakan fasilitas ATM Emas yang memungkinkan nasabah mencetak emas fisik dari saldo emas digital yang dimiliki. Sementara ini, ketersediaan fasilitas ATM Emas masih terbatas.
Namun ke depan, Pegadaian merencanakan keberadaan ATM emas diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan nasabah dengan menunjukkan bahwa saldo emas digital yang dimiliki benar-benar didukung emas fisik.
Selain itu, Yos juga memastikan, seluruh emas yang dikelola memiliki kadar 24 karat. Secara regulasi, Pegadaian merupakan salah satu dari dua institusi di Indonesia yang telah memperoleh izin dari pemerintah untuk menjalankan layanan bank emas (bullion bank).
Melalui bank emas, Pegadaian menyediakan 4 produk utama, yakni perdagangan atau jual-beli emas, deposito emas, pinjaman modal kerja berbasis emas, serta layanan titipan emas bagi korporasi. Melalui platform Tring!, masyarakat dapat memulai investasi dari nominal kecil melalui Tabungan Emas.
Lalu merencanakan kepemilikan emas melalui Cicil Emas, mendapatkan pinjaman tunai secara cepat melalui Gadai Tabungan Emas, hingga memanfaatkan Deposito Emas yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Karena itu, Yos mengapresiasi kolaborasi Pegadaian dengan PT Rintis Sejahtera (PRIMA) dalam meningkatkan literasi keuangan terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya investasi emas digital yang aman dan terencana.
“Investasi emas digital Pegadaian hadir sebagai solusi yang memungkinkan masyarakat memulai investasi emas dari nominal terjangkau, mengelola kepemilikan secara fleksibel, serta bertransaksi secara aman dan mudah sesuai kebutuhan berbagai segmen,” ujar Yos.
Sebagai upaya memperluas jangkauan layanan investasi digital Pegadaian kepada masyarakat, PT Rintis Sejahtera mengintegrasikan layanan tersebut pada ekosistem Jaringan PRIMA mencakup bank maupun nonbank sehingga memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran dengan lebih mudah.
SEVP Marketing PT Rintis Sejahtera Robby Sutisna menyebut salah satunya top up tabungan emas. Tak hanya emas, ke depan berbagai fitur lain dari Pegadaian juga akan terintegrasi agar dapat diakses lebih mudah seperti Cicil Gadai, Tebus Gadai, Ulang Gadai, dan Pembiayaan Usaha.
Kerja sama Pegadaian dengan PRIMA sudah terjalin sejak 2022. Diawali penyediaan fitur top up e-wallet di outlet Pegadaian. Ke depan, PRIMA berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terbaik dengan menyediakan solusi pembayaran yang terintegrasi bagi nasabah Pegadaian di berbagai kanal transaksi.
Sekaligus mendukung pengembangan bisnis Pegadaian secara berkelanjutan. Sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem transaksi digital yang aman dan tepercaya, PT Rintis Sejahtera juga menyediakan fraud detection system atau Potential Risk Detection System (PRDS).
Yaitu yang memudahkan Pegadaian dalam mengidentifikasi transaksi tidak wajar dan berpotensi sebagai transaksi fraud. Sinergi antara Pegadaian dan PRIMA diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung Pegadaian dalam perannya sebagai leader in gold ecosystem.
Sekaligus mendukung misi bersama sebagai akselerator inklusi keuangan di Indonesia. Lantas, bagaimana tips investasi emas digital? Berikut langkah mudah memulai investasi emas digital:
– Tetapkan tujuan keuangan yang jelas
– Kelola pos pengeluaran dan sisihkan minimal 10% untuk investasi
– Pilih emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka menengah dan panjang
– Emas terkumpul sebagai aset dan dana darurat
– Emas dapat dicairkan untuk memenuhi tujuan (digadai atau dijual)
– Emas dapat diwariskan
Investasi emas merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas nilai kekayaan masyarakat. Secara tidak langsung, hal ini turut menopang stabilitas ekonomi jangka panjang sebagai fondasi penting dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (net/smr)





