Tercatat 414 jamaah umrah Indonesia siap berangkat dengan pesawat Lion Air yang sekaligus menandai terbang perdana nonstop dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Jakarta ke Madina Arab Saudi, pada 8/1/2021. Foto: humas Lion Air Group

Lion Air member of Lion Air Group memulai layanan penerbangan perdana kembali nonstop untuk layani ibadah umrah dari Jakarta melalui Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng di Tangerang, Banten tujuan Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah, Arab Saudi.

semarak.co-Maskapai Lion Air memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional. Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi.

Dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan dan keamanan.

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, persyaratan kesehatan telah dipenuhi, semua awak pesawat sudah menjalani pengecekan kesehatan berkalan dan termonitor.

Sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi, lanjut Danang, uji kesehatan Covid-19 (hasil negatif Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), uji kesehatan jantung, tekanan darah dan lainnya.

“Tercatat 414 calon jamaah umrah telah memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku terdiri dari pemeriksaan (screening) kesehatan 1×24 jam sebelum berangkat,” kutip Danang seperti dirilis humas Lion Air Group melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Sabtu (8/1/20220).

Meliputi pemeriksaan kesehatan, rinci Danang, vaksinasi Covid-19, meningitis dan pemeriksaan PCR dengan fasilitas kesehatan (rumah sakit dan laboratorium) yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi.

“Penerbangan umrah ditandai pengoperasian Airbus 330-900NEO registrasi PK-LES yang dilayani tanpa henti atau nonstop, sebagai pesawat terbaru berbadan lebar (wide body) dan operator pertama di Asia Pasifik yang menggunakan armada ini,” terang dia.

Pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna memperkuat pengembangan bisnis penerbangan jarak jauh (long haul) yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 perjalanan nonstop.

A330-900NEO bertata letak lorong ganda (double aisle) berkapasitas 433 kursi penumpang yang nyaman, menyediakan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.