Layani Ramadhan dan Idul Fitri 2018, Telkomsel Bangun 12 Ribu BTS Multi-band LTE

(ki-ka), Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah, Direktur Sales Sukardi Silalahi, dan Direktur Network Bob Apriawan menunjukkan peta hasil uji jaringan untuk RAFI 2018

Dalam upaya memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, Telkomsel telah meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 12 ribu base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia. Ini untuk menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai selama Ramadhan dan Idul Fitri 2018.

Seperti diketahui, periode RAFI merupakan momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Jutaan orang melakukan ibadah puasa Ramadhan dan ritual pulang kampung halaman pada saat Idul Fitri yang dikenal dengan mudik. Selain mudik, masyarakat Indonesia juga memanfaatkan periode tersebut untuk berlibur bersama keluarga dan kerabat.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, periode RAFI menjadi momentum yang istimewa. Di mana keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji. Pada periode tersebut, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman pada saat periode RAFI.

“Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 40% dibanding hari normal bahkan sekitar 137% jika dibanding periode RAFI tahun lalu. Ini sangat mungkin terjadi karena perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan di Indonesia kini didominasi penggunaan layanan data,” ujar Ririek dalam Media Gathering dan Media Update Hasil Uji Jaringan atau Drive Test Telkomsel di Hotel Sheraton Mataram, NTB, Jumat (11/5) tadi.

Tingginya penggunaan layanan data, rinci Ririek, antara lain dipicu seringnya pelanggan mengunggah foto dan video aktivitas di lokasi mudik dan wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. Di samping itu, pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk mengakses berbagai informasi dan direktori kuliner, penginapan, dan beragam aktivitas seni dan budaya yang bisa dilakukan di lokasi mudik dan wisata, serta menikmati berbagai layanan hiburan digital, seperti video, musik, dan games.

“Trafik layanan suara diperkirakan akan turun sekitar 8-9% dibanding hari normal. Sedangkan trafik layanan SMS cenderung stagnan, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding hari biasa. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat perilaku pelanggan yang kini semakin fasih dan intensif dalam menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital, yang mengakibatkan turunnya intensitas penggunaan layanan suara maupun layanan SMS,” ungkap Ririek didampingi Direksi lain.

Kualitas jaringan, kata dia, jadi prioritas utama dalam mengantisipasi tingginya penggunaan layanan komunikasi pada periode RAFI.  “Dengan mengimplementasikan 12 ribu BTS 4G di seluruh pita frekuensi, kami menjamin pelanggan dapat menikmati pengalaman menggunakan layanan broadband secara optimal dan prima,” jelas Ririek.

Dari 12 ribu BTS 4G tersebut, rinci Ririek, sebanyak 26% di antaranya menggunakan frekuensi 2.300 MHz, 8% di pita frekuensi 2.100 MHz, 60% di pita frekuensi 1.800 MHz, dan 5% di pita frekuensi 900 MHz. Pita frekuensi 1.800 MHz merupakan pita frekuensi utama untuk menggelar layanan LTE.

“Pita frekuensi 900 MHz difokuskan untuk melayani wilayah-wilayah tidak padat penduduk yang dapat menghasilkan jangkauan layanan lebih luas. Pita frekuensi 2.100 MHz dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan tambahan LTE. Sementara pita frekuensi 2.300 MHz dimaksimalkan sebagai solusi layanan di wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang tinggi,” sebutnya.

Di samping membangun belasan ribu BTS 4G di seluruh pita frekuensi, Telkomsel juga menambah kapasitas jaringan pada 579 BTS 4G, mengoperasikan 73 mobile BTS, menambah kapasitas gateway internet 66% dari kapasitas existing menjadi 3.288 Gbps, menambah kapasitas sistem IT untuk layanan, dan menambah kapasitas layanan isi ulang pulsa.

Jalan tol yang merupakan jalur utama yang selalu padat saat mudik juga menjadi fokus pengamanan jaringan Telkomsel. 16 ruas tol utama di Sumatra dan Jawa, termasuk 12 ruas tol baru, sudah dilayani 2.226 BTS, termasuk 666 BTS 4G.

Untuk memastikan kenyamanan berkomunikasi pelanggan, Telkomsel telah menggelar drive test rutin di berbagai titik dengan kepadatan trafik komunikasi tertinggi dengan total jarak tempuh lebih dari 10.000 kilometer.

Ada pun parameter pengukuran yang digunakan adalah kekuatan daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (Call Setup Success Rate/CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (Call Completion Success Rate/CCSR), lamanya waktu pembangunan panggilan (Call Setup Time/CST), kualitas suara (Mean Opinion Score/MOS), dan kecepatan akses data (Data Throughput).

“Secara umum drive test yang dilakukan memberikan hasil yang baik. Di mana angka rata-rata CSSR 99,30%, CCSR 99,38%, CST 6,42 detik, MOS 94,19%, Data Throughput 8.779 kbps,” kutipnya.

Produk Layanan

Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi menambahkan, Telkomsel berupaya menjaga ketersediaan kartu perdana dan layanan isi ulang pulsa sesuai dengan kebutuhan produk pelanggan yang biasanya meningkat pada periode RAFI.

“Telkomsel menggelar posko layanan di 772 titik strategis di jalur mudik dan lokasi wisata utama atau point of interest, yang meliputi bandar udara, terminal bus, stasiun kereta, dermaga, rumah sakit, area padat populasi, pasar tradisional, dan mal. Dalam hal ini pun banyak peningkatan titik lokasi,” imbuhnya.

Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan mengakui, untuk point of interest yang belum disentuh tahun lalu, tahun ini telah difokuskan. “Tapi memang dari sisi jumlah titiknya terlihat turunnya jumlah lokasi point of interest tahun lalu dari sekitar 800, tahun ini menjadi 700an. Ini karena tahun ini kami gabungkan yang digital dengan yang nongital,” ungkapnya.

Sukardi menambahkan, seluruh kanal pelayanan existing Telkomsel juga bersiaga melayani pelanggan, di antaranya 83 GraPARI Telkomsel Siaga dan 349 GraPARI Mitra Siaga, 761 Mobile GraPARI yang terdiri dari 592 armada mobil dan 169 armada motor, 98 unit layanandigital self-service MyGraPARI, 359 kantor pelayanan mitra distributor, dan 3.779 Outlet Siaga.

“Pelanggan dan masyarakat juga dapat memperoleh informasi produk, fitur, serta layanan Telkomsel dengan menghubungi Call Center 188 atau mengakses kanal digital Telkomsel, mulai dari website telkomsel.com, aplikasi myTelkomsel, layanan GraPARI Virtual (virtual assistance melalui LINE, Facebook Messenger, Telegram), e-mail [email protected], serta akun Facebook dan Twitter Telkomsel,” timpal Sukardi.

Di samping itu, kata dia, Telkomsel pun mengadakan berbagai program spesial bagi pelanggan berupa penukaran Telkomsel POIN dan aktivasi layanan berhadiah spesial, pameran penjualan paket bundling Ramadhan Fair di 13 kota, serta program mudik bareng. Pelanggan juga dapat menikmati beragam layanan spesial RAFI berupa paket layanan data, suara, dan SMS; layanan digital lifestyle; TCASH; digital advertising; serta mobile banking.

Kenyamanan pelanggan Telkomsel dalam berkomunikasi di periode RAFI 2018 didukung lebih dari 167.000 BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 35 ribu BTS 4G untuk memaksimalkan penggunaan layanan data. (lin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *