President Director of AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan secara langsung alur kedatangan penumpang internasional di arrival hall kedatangan internasional Terminal 3. Foto: humas AP II

Stakeholder sektor kesehatan nasional, yaitu Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meninjau langsung pelaksanaan tes PCR bagi penumpang dari luar negeri yang baru mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng di Tangerang Banten.

semarak.co-Komisi IX DPR yang salah satunya membidangi kesehatan melakukan kunjungan kerja spesifik Pengawasan Penguatan Pemeriksaan dan Pelacakan Bagi Pelaku Perjalanan Udara Internasional di Bandara Soekarno-Hatta, pada Jumat (24/4/2021).

Ikut hadir tentunya Kemenkes untuk melihat langsung prosedur kedatangan internasional di Terminal 3. Kunker ini turut didampingi Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta, Satgas Udara Penanganan COVID-19 dan PT Angkasa Pura (AP) II (Persero).

President Director of AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan secara langsung alur kedatangan penumpang internasional di arrival hall kedatangan internasional Terminal 3. Mulai dari proses di holding bay, pemeriksaan dokumen Kesehatan oleh KKP Kemenkes.

Lalu tes PCR, rinci Awaluddin lagi, pemeriksaan dokumen imigrasi, proses bea dan cukai, kemudian persiapan proses karantina ke Wisma Atlet Pademangan atau hotel. Stakeholder Bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi dan berkolaborasi di bawah Komite Fasilitasi atau Komite FAL Bandara dalam menjalankan prosedur kedatangan internasional sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77/2021.

“Termasuk di antaranya terkait dengan pelaksanaan tes PCR bagi penumpang pesawat dari luar negeri yang baru mendarat,” ujar Awaluddin seperti dirilis humas AP II melalui semarak.redaksi@mail.com, Sabtu (25/9/2021).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menuturkan protokol Kesehatan sudah dijalankan dengan baik di area kedatangan internasional Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. “Di kedatangan internasional kami melihat sudah cukup baik bahwa protokol kesehatan sudah dijalankan dengan cukup ketat,” ujar Charles Honoris.

Di samping itu, lanjut dia, saat ini jumlah pelaku perjalanan internasional juga tidak terlalu banyak sehingga dapat diantisipasi agar tidak ada kerumunan. “Secara umum kami melihat sudah cukup baik, protokol Kesehatan sudah dijalankan,” puji Charles.