Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menyelenggarakan sharing session Pemenang Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) 2025.
Semarak.co – Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini M Paham menyatakan, para pejuang pariwisata merupakan pilar penting dalam pembangunan pariwisata nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pembangunan pariwisata tidak hanya bertumpu pada infrastruktur berskala besar, tetapi pada kontribusi nyata individu dan komunitas dalam menjaga alam, melestarikan budaya, serta memberdayakan ekonomi lokal,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Siaran Pers kemenpar2, Kamis (11/12/2025).
Martini menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. “Melalui sharing session ini, kami berharap praktik baik yang dipaparkan para pemenang dapat menginspirasi daerah lain,” tambah Martini.
Dengan kehadiran kegiatan sharing session Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kapasitas, jaringan kolaborasi, dan replikasi model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Kegiatan sharing session ini turut dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai pemangku kepentingan pariwisata nasional yang terdiri dari perangkat daerah, pengelola desa wisata, komunitas pariwisata, akademisi, pelaku industri, UMKM, dan masyarakat umum.
Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata, Ika Kusuma Permana Sari, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Wonderful Indonesia Award 2025 sekaligus upaya memperluas praktik baik (best practices) para local heroes.
Kegiatan dirancang untuk meningkatkan pengetahuan peserta terkait strategi pengembangan destinasi, penguatan jejaring antar pemangku kepentingan, dan replikasi inovasi di berbagai daerah.
“Semangat dan praktik baik para Pejuang Pariwisata 2025 diharapkan mampu mendorong lahirnya penggerak-penggerak pariwisata baru yang berdampak luas bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan pariwisata Indonesia,” tambah Ika.
Kegiatan sharing session menghadirkan tiga penerima penghargaan Wonderful Indonesia Award 2025 kategori Pejuang Pariwisata yaitu Muhammad Ikhwan AM (Sulawesi Selatan) – Penggerak Pengembangan Ekowisata Karst Rammang Rammang dan pelestarian budaya lokal.
Selain itu ada Ritno Kurniawan (Sumatra Barat) – Penggagas transformasi kawasan pembalakan liar menjadi destinasi wisata Nyarai; Rudi Hartono (Kalimantan Barat) – Inisiator konservasi mangrove berbasis digital di Desa Wisata Sungai Kupah.
Para pejuang pariwisata tersebut menyampaikan pesan inspiratif kepada masyarakat yang menjadi landasan perjuangan mereka. Muhammad Ikhwan AM menegaskan bahwa setiap perubahan membutuhkan tindakan nyata. “Jika ingin memetik, menanamlah dan jika ingin menuai, berbuatlah,” ujarnya. (hms/smr)





