Kemenag Siapkan Ensiklopedia KUA untuk Referensi Akurat Masyarakat

Fuad Nasar saat membuka kegiatan Pembahasan Ensiklopedia KUA. Foto: humas Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan Ensiklopedia Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Ensiklopedi ini nantinya bisa menjadi referensi yang akurat bagi masyarakat.

semarak.co– Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Muhammad Fuad Nasar mengatakan, ensiklopedi yang sedang disusun akan berisi semua informasi terkait KUA, mulai dari sejarah, layanan, istilah dalam pernikahan, hingga peran penting lainnya yang diemban KUA.

Bacaan Lainnya

“Pastikan penyusunan ensiklopedia KUA ini betul-betul akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan ilmiah,” pesan Fuad Nasar saat membuka kegiatan Pembahasan Ensiklopedia KUA di Bogor, Kamis (15/10/2020) seperti dirilis Humas Kemenag melalui WA Group Jurnalis Kemenag, Jumat (16/10/2020).

Mantan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ini mengingatkan bahwa proses penyusunan ensiklopedi harus memperhatikan unsur aktualitas dan tata bahasa Indonesia yang baik. Selain melibatkan kontributor dan dewan redaksi, dibutuhkan juga pembaca ahli dan mitra bestari.

“Ensiklopedia ini dimaksudkan bukan hanya untuk dibaca pada masa tertentu saja, tapi juga sampai kapanpun dia harus menarik dan aktual untuk dibaca,” ungkapnya seraya memberi contoh sejumlah ensiklopedia popular.

Seperti Ensiklopedia Britanika yang terbit 6 Desember 1768, rinci Fuad, Ensiklopedia Indonesia (1957), dan Ensiklopedia Islam di Indonesia yang diterbitkan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Peran KUA selama ini, lanjut Fuad, cukup banyak di tengah kehidupan masyarakat Indonesia. KUA, ujarnya, tidak hanya mencatat peristiwa nikah, tapi juga memberikan bimbingan perkawinan untuk ketahanan keluarga sebagai salah satu instrumen dari ketahanan nasional.

Dia menyebut terdapat sembilan tugas dan fungsi KUA, termasuk memberikan bimbingan kemasjidan, zakat wakaf, hisab rukyat, bina paham keagamaan, sampai kepada pelaksanaan manasik haji.

Dengan peran yang besar itu, menurut Fuad, wajar ada satu ensiklopedia yang khusus berisi informasi tentang KUA dan segala ruang lingkupnya. “Kami mengapresiasi usaha ini dan ini akan menjadi karya monumental yang sangat bernilai bagi instansi kita dan masyarakat luas,” tandas Fuad seraya mengusulkan agar ensiklopedia KUA ini nantinya terbit tidak hanya dalam bentuk cetak tapi juga dalam versi digital. (smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *