Mantan pelatih tim nasional Kanada, John Herdman, dilaporkan pernah terlibat dalam praktik pemantauan latihan lawan secara diam-diam. Hal tersebut dilakukan oleh Herdman ketika menahkodai tim nasional Kanada pada ajang Olimpiade Paris.
Semarak.co – Kasus mengintip latihan lawan memakai drone ini kembali mencuat seiring pelatih sepak bola asal Inggris dikabarkan masuk dalam radar untuk menangani Timnas Indonesia, sehingga rekam jejaknya di Kanada kembali diulas oleh media setempat.
Media Kanada, Sportsnet, dilansir Kompas.com dari media Kanada, The Canadian Press pada 29/12/2025, menyebut perlakuan John Herdman sebagai skandal yang berujung pada sidang disiplin oleh Federasi Sepak Bola Kanada.
Federasi Sepakbola Kanada, Canada Soccer mengonfirmasi, komite disiplin independen telah menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada Herdman. Sidang tersebut digelar menyusul temuan dari tinjauan independen yang dirilis pada November lalu terkait skandal drone di Olimpiade Paris.
“Potensi pelanggaran Kode Etik dan Perilaku Sepak Bola Kanada oleh mantan pelatih kepala tim nasional putra telah teridentifikasi,” demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Kanada pada November dikutip dari Sportsnet. Keputusan komite disiplin itu kemudian dikonfirmasi secara resmi kepada media.
“Sore ini, Komite Disiplin Independen merilis keputusan mengenai tuduhan pelanggaran perilaku oleh John Herdman,” kata jubir Canada Soccer. “Komite independen memberitahukan kepada pihak terkait, Herdman dinyatakan melakukan pelanggaran perilaku berdasarkan Kode Disiplin Canada Soccer.”
“Komite memutuskan bahwa sanksi yang tepat adalah surat teguran dan memberitahukan kepada para pihak bahwa keputusan mereka bersifat final dan mengikat.Federasi Sepak Bola Kanada masih menganalisis keputusan komite tersebut.” Skandal Drone di Olimpiade Paris.
John Herdman di Timnas Indonesia
Tinjauan independen menyimpulkan, praktik pengawasan terhadap lawan sudah berlangsung sebelum Olimpiade Paris. Pelatih Bev Priestman, asisten Jasmine Mander, serta analis Joey Lombardi dipecat dan kemudian dijatuhi sanksi larangan beraktivitas selama satu tahun oleh FIFA.
Lombardi bahkan mengundurkan diri tak lama setelah Olimpiade. Herdman sendiri didakwa melanggar Kode Etik dan Perilaku. “Setiap tindakan atau pernyataan, secara lisan atau tertulis dianggap tidak sportif, menghina, atau perilaku tidak pantas atau cenderung mencoreng nama baik olahraga.”
Demikian pernyataan John Herdman usai dijatuhi teguran dalam pernyataan resminya kepada The Canadian Press pada saat itu, dan juru taktik asal Britania Raya Inggris menerima keputusan komite disiplin tersebut.
“Saya menerima keputusan komite disiplin, yang diakhiri dengan teguran, tanpa skorsing atau denda, dan mengakhiri masalah ini,” kata Herdman. Ia menegaskan bahwa selama kariernya, dirinya selalu menjunjung nilai profesionalisme.
“Sepanjang karier saya, saya selalu memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam terhadap permainan ini,” tambah Jhon Herdman yang sukses menangani timnas putri dan putra Kanada.
“Hal itu tidak berubah. Saya bekerja sama sepanjang proses, termasuk presentasi yang lengkap dan transparan kepada komite disiplin.” John Herdman mengakui dirinya tengah melalui masa yang tidak mudah, namun tetap merasa bangga atas perjalanan dan pencapaiannya bersama Canada Soccer.
Ia menegaskan keinginannya untuk melanjutkan karier di dunia sepak bola dengan tetap berpegang pada passion utamanya, yakni melatih, membimbing pemain, serta membantu tim mencapai potensi terbaik yang bisa dimaksimalkan mereka.
“Meskipun ini merupakan periode yang sangat menantang, saya tetap bangga dengan waktu saya bersama Canada Soccer dan apa yang telah kita capai bersama,” lanjut John Herdman yang sukses meraih dua medali perunggu di Olympiade bersama timnas puteri Kanada.
“Saya berharap dapat melanjutkan perjalanan saya di dunia sepak bola. Saya tetap fokus pada hasrat saya — melatih, membimbing, dan membantu tim mencapai potensi penuh mereka,” pungkas pelatih yang sukses meloloskan timnas putra Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022. (net/kpc/st/tcp/kim/smr)





