Hujan Jakarta dan Potensi Macet, KAI Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun

Dampak dari cuaca ekstrim terjadi di petak jalan antara Stasiun Kedunggedeh - Lemah Abang Km 55 +100 - Km 53+600 yang sempat terendam banjir Minggu (21/2/2021) dengan ketinggian air 150cm Diatas Kop Rel. Foto: humas KAI Daop 1 Jakarta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api untuk mengantisipasi waktu keberangkatan dengan datang lebih awal ke stasiun, seiring kondisi cuaca hujan yang masih kerap terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Semarak.co – Hujan intensitas tinggi mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir. Bahkan, hujan deras kerap turun sejak pagi hari dan berlangsung hingga seharian, yang berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan menuju stasiun, terutama akibat kepadatan lalu lintas.

Bacaan Lainnya

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pihaknya aktif berkoordinasi dengan BMKG untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut digunakan sebagai dasar langkah antisipasi operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.

“Kerja sama dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala sehingga potensi dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih dini, baik dari sisi operasional maupun pelayanan kepada pelanggan,” ujar Franoto, dirilis humas melalui pesan elektronik Redaksi semarak.co, Senin (12/1/2026).

Franoto menambahkan, meskipun cuaca hujan, hingga saat ini perjalanan kereta api di Daop 1 Jakarta berjalan normal sesuai jadwal. KAI terus memantau jalur rel, sarana, dan prasarana untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan pelanggan tetap terjaga.

Dalam kondisi hujan, KAI juga mengimbau pelanggan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat dan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan. “Dengan perencanaan waktu yang baik, pelanggan dapat tiba di stasiun lebih tenang,” jelas Franoto.

Untuk mengurai potensi kepadatan antrean, khususnya di area boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan face recognition boarding gate. Teknologi ini memungkinkan proses boarding dilakukan dengan lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas secara manual.

“Penggunaan face recognition sangat kami sarankan, terutama saat kondisi hujan. Selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga membantu mengurangi antrean sehingga pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu di area stasiun,” tambah Franoto.

Pendaftaran layanan face recognition dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI pada menu Akun dengan memilih Registrasi Face Recognition, atau secara langsung di stasiun. Pendaftaran cukup dilakukan satu kali dan dapat digunakan untuk perjalanan selanjutnya.

Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pengering payung di sejumlah stasiun untuk menjaga kenyamanan pelanggan, khususnya saat memasuki area ruang tunggu dan layanan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi pelanggan, meskipun di tengah kondisi cuaca hujan,” tutup Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengharapkan kerja sama para pelanggan untuk mematuhi jadwal keberangkatan, memanfaatkan layanan digital, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan kereta api di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (hms/smr)

Pos terkait