Duel tinju kelas berat antara Fabio Wardley melawan petinju Daniel Dubois di Manchester, Inggris, yang digelar pada hari Sabtu malam (9 Mei 2026), berlangsung luar biasa, seru dan penuh drama sejak ronde pertama dibuka juri.
Semarak.co – Pertarungan di Co-op Live Arena, Manchester, Inggris, yang tiketnya terjual habis itu langsung meledak ketika Wardley hanya membutuhkan 10 detik untuk menjatuhkan mantan juara dunia kelas berat IBF, Daniel Dubois.
Sorak sorai penonton yang menyesaki ruangan, pun pecah menyambut knockdown (KO) cepat tersebut. Namun, Dubois, yang dijuluki ‘DDD’, segera merespons. Ia membalas dengan sejumlah pukulan keras ke arah kompatriotnya.
Kendati begitu, Daniel Dubois lagi-lagi kembali mencium kanvas pada ronde ketiga, dan membuat banyak pihak menilai bahwa sang petinju, Wardley, semakin dekat dengan kemenangan yang meyakinkan bahkan akan menang dengan KO.
Namun, dua kali terjatuh tak membuat Dubois menyerah. Ia bangkit dan mulai menemukan momentumnya. Menjelang akhir ronde keenam, Dubois hampir menghentikan laga setelah melukai Wardley, tetapi juara bertahan kelas berat WBO itu menunjukkan daya juang tinggi untuk tetap bertahan.
Memasuki ronde-ronde akhir, kendali laga perlahan beralih ke tangan Dubois. Dilansir Ligaolahraga.com dari Secondsout pada 10/5/2026, Wardley mengalami luka parah di hidung serta pembengkakan serius di matanya usai menerima rentetan pukulan kanan keras yang terus menggerus kondisinya.
Wardley tetap menunjukkan keberanian saat memasuki ronde ke-11. Namun tekanan tanpa henti dari Dubois akhirnya memaksa wasit Howard Foster menghentikan pertarungan pada ronde tersebut, yang menjadi ronde kedua terakhir dalam duel spektakuler itu.
Kemenangan ini mengguncang kembali peta persaingan kelas berat tinju dunia, dengan Dubois dinobatkan sebagai juara dunia kelas berat untuk kedua kalinya. Sementara itu, reputasi Wardley tetap terjaga dan ia masih belum pernah mengalami knockdown sepanjang kariernya. (net/loc/sct/kim/smr)





