Sebentar Lagi Ijazah Palsu Jokowi Akan Terbongkar

Kolase gambar mantan Presiden Joko Widodo (kiri) dengan penulis M Rizal Fadillah dalam grafis. Foto: internet

by M Rizal Fadillah *)

semarak.co – Jokowi berputar-putar dan terus berupaya menyembunyikan ijazah palsu yang telah digunakan untuk memenuhi persyaratan pencalonan sebagai Walikota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Muter-muter itulah yang menambah keyakinan publik bahwa ijazah Jokowi tersebut memang palsu. Di sisi lain, perjuangan untuk membongkar kepalsuan tersebut dilakukan terus menerus pula. Pembukaan atau pembongkaran ijazah misterius itu diupayakan sekurangnya dari lima jalur atau pintu, yaitu:

Pertama, pintu tuduhan pencemaran dan fitnah. Ini perjuangan untuk membalikkan kriminalisasi di Polda Metro Jaya menjadi perbuatan kriminal Jokowi. Kelak JPU di persidangan didorong agar bisa membuktikan bahwa ijazah Jokowi yang telah disita Polisi itu adalah asli. Tentu berdasarkan hasil uji forensik yang detail, komprehensif, dan transparan. Publik membaca dan menilai alat bukti ini.

Kedua, pintu “Trio O” Joko Widodo, Pratikno, dan Eko Sulistyo. Ketiganya harus diperiksa serius oleh Bareskrim Mabes Polri atas laporan atau aduan masyarakat. Joko Widodo pengguna atau penyuruh, Pratikno aktor utama sebagai pendukung sukses Jokowi pada Pikwalkot, Pilgub, dan Pilpres. Mantan Dekan Fisip dan Rektor UGM. Eko Sulistyo Ketua KPUD Solo yang diduga berperan besar atas pembuatan atau penggunaan ijazah palsu.

Ketiga, jalur KIP yang hingga kini masih berproses baik gugatan Bonatua maupun Bonjowi. Membongkar proses perkuliahan Jokowi di UGM dan pendaftaran di KPU atau KPUD menjadi inti gugatan. Hasil kejanggalan atau pelanggaran prosedur dapat dijadikan alasan hukum untuk pembatalan gelar dan ijazah Jokowi melalui PTUN.

Keempat, jalur atau pintu gugatan CLS Dr M Taufik cs di pengadilan Negeri Surakarta dan gugatan CLS punawirawan TNI pimpinan Mayjen Purn TNI Soenarko di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. CLS Surakarta masih dalam proses pemeriksaan banding atas Putusan NO, sementara di Jakarta Selatan baru tahap awal persidangan. Polda Metro Jaya menjadi pihak yang digugat.

Kelima, pintu Pasar Pramuka. Meski Pojok Pasar Pramuka tempat pembuatan dokumen palsu sudah ter(di)bakar, namun masih banyak saksi yang dapat memberi keterangan. Beathor Suryadi, Sri Rajasa, Rustam Efendi, dan lainnya pernah menyebut nama-nama orang yang terkait operasi Pasar Pramuka ini.

Pada tahun 2015 Polisi menggerebek sindikat pemalsu dokumen Pasar Pramuka. 8 orang telah diadili dan dihukum. Jokowi memang terkepung oleh skandal yang dibuatnya sendiri. Ijazah palsu tidak akan berubah menjadi asli dengan berjuta rekayasa dan bermilyar dana. Semua ada masa.

Tidak ada kebohongan bisa sembunyi selamanya. Lima jalur atau pintu akan berlomba untuk membuka. Jokowi sudah sangat stress, yang terlibat mulai khawatir, dan para pelindung akan berlarian satu persatu. Ijazah palsu itu sebentar lagi akan terbongkar. Allah SWT Maha Kuasa, Maha Mendengar, dan Maha Melihat.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 6 Mei 2026

 

Sumber: jakartasatu.com, Rabu, 6 Mei 2026 , 08:28 di WAGroup ISLAM DAN NKRI HARGA MATI (postRabu6/5/2026/faridromas)

Pos terkait