Untuk Perang Melawan Iran, Israel Ternyata Membangun Pangkalan Rahasia di Irak

Israel dilaporkan telah membangun dan mengoperasikan pangkalan militer rahasia di Irak untuk perang melawan Iran. Sebuah laporan media Amerika Serikat (AS), The Wall Street Journal (WSJ), mengungkap bahwa Israel telah membangun dan mengoperasikan pangkalan militer rahasia di Irak.

Semarak.co Tujuannya, untuk mendukung serangan terhadap Iran. Pangkalan militer itu sebelumnya hampir terbongkar setelah pasukan Irak menyelidiki aktivitas yang tidak biasa. Menurut laporan WSJ, Israel mendirikan pangkalan militer tersebut jauh di gurun barat Irak.

Bacaan Lainnya

Laporan itu mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, termasuk pejabat AS. Laporan yang diterbitkan pada hari Sabtu itu mengatakan bahwa instalasi tersebut dibangun sesaat sebelum dimulainya perang AS-Israel melawan Iran.

Instalasi itu dioperasikan dengan sepengetahuan Washington. Pangkalan itu menampung pasukan khusus Zionis Israel dan berfungsi sebagai pusat logistik untuk Angkatan Udara selama operasi yang menargetkan Republik Islam Iran.

Pangkalan rahasia yang dibangun Israel secara diam-diam tersebut dilaporkan juga mencakup tim pencarian dan penyelamatan yang bertugas membantu pilot yang jatuh jika pesawat mereka terkena tembakan selama misi berjalan.

Fasilitas tersebut, lanjut laporan WSJ, memainkan peran kunci dalam mendukung operasi udara Israel dengan memberikan dukungan garis depan yang lebih dekat ke wilayah Iran. Pos terdepan itu hampir terungkap pada awal Maret setelah media pemerintah Irak melaporkan.

Mereka melaporkan bahwa seorang penggembala lokal telah mengamati aktivitas militer yang tidak biasa. termasuk pergerakan helikopter di daerah gurun terpencil tersebut. Pasukan Irak kemudian dikirim untuk menyelidiki lokasi tersebut.

Masih menurut laporan WSJ yang dilansir Sindonews.com pada 10/5/2026, pasukan Israel melancarkan serangan udara terhadap unit-unit Irak yang mendekat untuk menjaga jarak dan mencegah operasi tersebut terbongkar.

Sebagai tambahan informasi, surat kabar AS itu juga mengutip pengaduan yang diajukan Irak kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada akhir Maret, di mana Baghdad mengatakan pasukan asing melakukan serangan udara di daerah tersebut dan menuduh AS sebagai pelakunya.

Namun, laporan yang dirangkum secara lengkap dan detail oleh koran Wall Street Journal itu mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa pasukan militer AS  tidak terlibat langsung dalam serangan tersebut. (net/snc/wsj/kim/smr)

Pos terkait