Dalam menghadapi Brentford di lanjutan Premier League, Manchester City tampil menggila. Mereka menggilas Igor Thiago dkk 3-0 tanpa ampun di Etihad Stadium, Minggu dini hari WIB, 10/5/2026, dan menjaga asa juara Liga Inggris 2025/2026.
Semarak.co – Kemenangan atas Brenford terasa sangat penting. Lantaran The Citizens sebelumnya kehilangan momentum usai cuma bermain imbang 3-3 kontra Everton. Hasil yang membuat Arsenal berada di posisi lebih menguntungkan dalam persaingan gelar.
Tiga gol penting pasukan asuhan Pep Guardiola dilesakkan oleh winger kiri andal, Jeremy Doku, kemudian Erling Haaland dan Omar Marmoush. Berkat tambahan 3 poin, mereka kembali menekan Arsenal dengan selisih dua poin (74-76) di pekan ke-35.
Dalam pertarungan yang berlangsung sengit, penyerang Jeremy Doku layak digelari sebagai pemain terbaik City. Gol pembukanya di menit ke-60 langsung mengubah ritme pertandingan dan membuat City bermain jauh lebih percaya diri.
Di Liga Inggris musim ini, penampilan winger kiri Jeremy Doku memang sedang berada di level paling terbaiknya. Setelah melesakkan dua gol (brace) saat melawan Everton, ia kembali tampil amat dominan menghadapi Brentford.
Statistik menunjukkan bahwa Jeremy Doku menjadi pemain ketiga di Premier League musim 2025/2026 ini yang mampu menciptakan lebih dari enam peluang sekaligus dalam menyelesaikan enam dribel sukses dalam satu pertandingan.
Tak hanya itu. Tiga gol terakhir Doku untuk City semuanya memiliki dampak penting karena membuat tim unggul atau menyamakan kedudukan. Ia juga untuk pertama kalinya mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun sejak bergabung dengan City.
Dalam enam laga terakhir, Doku terlibat dalam tujuh gol dengan rincian lima gol dan dua assist. Jumlah itu sama dengan total kontribusinya dalam 24 pertandingan sebelumnya, yang menandakan peningkatan performa yang sangat signifikan.
Bagaimana dengan performa para penggawa lainnya dalam laga kontra Brenford tersebut? Seperti dilansir Disway.id (10/5/2026), simak ulasan penampilan dan rating pemain Man City yang membabat Brentford tiga gol tanpa balas berikut ini.
Gianluigi Donnarumma (5/10)
Penjaga gawang Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma memang berhasil menjaga gawang tetap clean sheet. Tapi kiper bertinggi 1,96 meter itu kembali terlihat kurang nyaman saat menghadapi bola mati dan lemparan jauh ke dalam kotak penalti.
Ia juga sempat beberapa kali membuat situasi tegang ketika memainkan bola dengan kaki. Meski begitu, Donnarumma tetap mencatat penyelamatan penting saat menggagalkan peluang Igor Thiago ketika skor masih 0-0, lalu kembali menepis peluang striker Brentford tersebut di babak kedua.
Matheus Nunes (5/10)
Nunes sempat beruntung tidak dihukum penalti setelah terlibat duel dengan Kevin Schade di babak pertama. Secara keseluruhan ia tampil cukup solid dalam bertahan, walau kontribusinya tidak terlalu menonjol sepanjang pertandingan.
Marc Guehi (7/10)
Bek tengah Manchester City tampil sangat tenang dan disiplin dalam mengawal Igor Thiago. Ia beberapa kali mampu membaca pergerakan lawan dengan baik dan cepat melakukan recovery ketika Brentford melancarkan serangan balik.
Nathan Ake (7/10)
Ake menunjukkan performa yang stabil di lini belakang. Bek asal Belanda itu tidak terlihat panik saat Brentford mencoba menekan dan kembali membuktikan dirinya sebagai pelapis yang sangat bisa diandalkan oleh Manajer Pep Guardiola.
Nico O’Reilly (6/10)
O’Reilly cukup aktif membantu serangan lewat pergerakan underlap dari sisi kiri. Beberapa kali ia berhasil membuka ruang dan memberi masalah bagi pertahanan Brentford, tetapi keputusan akhirnya masih kurang maksimal sehingga peluang yang tercipta belum banyak berbuah hasil.
Tijjani Reijnders (5/10)
Reijnders beberapa kali mampu membawa bola maju dengan baik dari lini tengah dan membantu City membangun serangan. Namun, sentuhan akhirnya kurang efektif sehingga banyak peluang yang terbuang sia-sia. Ia kemudian ditarik keluar pada awal babak kedua.
Bernardo Silva (6/10)
Sang kapten kembali menunjukkan etos kerja tinggi di lini tengah. Ia aktif membantu sirkulasi bola dan menjaga tempo permainan City tetap stabil. Meski sempat terlihat frustrasi hingga menerima kartu kuning, perannya dalam menghubungkan permainan tetap cukup penting.
Rayan Cherki (5/10):
Cherki tampil kurang maksimal sepanjang pertandingan. Ia terlalu sering membawa bola ke area yang buntu atau melepaskan tembakan yang mudah diblok pemain Brentford. Penampilannya yang kurang efektif membuatnya digantikan lebih awal di babak kedua oleh Phil Foden.
Antoine Semenyo (6/10)
Semenyo cukup aktif menyerang dari sisi kanan dan beberapa kali mampu melewati pemain lawan lewat dribel cepatnya. Salah satu aksinya bahkan berperan dalam proses gol Erling Haaland. Namun, penyelesaian akhirnya masih kurang akurat karena beberapa tembakannya melenceng jauh dari target.
Erling Haaland (7/10)
Erling Haaland, penyerang Tim Nasional Norwegia ini sempat kesulitan terlibat dalam permainan dan baru menyentuh bola untuk pertama kalinya setelah laga berjalan 20 menit. Ia juga membuang beberapa peluang bagus di babak pertama.
Meski begitu, ketajamannya akhirnya muncul saat mencetak gol kedua City dengan penyelesaian unik di kotak penalti. Tidak hanya mencetak gol, Haaland juga memberikan assist matang untuk Omar Marmoush di penghujung laga.
Jeremy Doku (9/10)
Doku menjadi pemain terbaik City di laga ini. Bahkan sebelum mencetak gol pembuka, ia sudah berkali-kali merepotkan pertahanan Brentford lewat kecepatan dan kemampuan dribelnya yang sulit dihadang pemain belakang lawan.
Setiap kali memegang bola, winger Tim Nasional Belgia itu terlihat mampu menciptakan peluang amat sangat berbahaya di pertahanan lawan. Golnya di babak kedua menjadi puncak dari performa luar biasanya sepanjang pertandingan.
Pemain Pengganti
Phil Foden (6/10)
Masuk sebagai pemain pengganti, Foden langsung memberi dampak positif untuk serangan City. Ia dua kali hampir mencetak gol, tetapi semuanya berhasil digagalkan Caoimhín Kelleher yang tampil impresif di bawah mistar Brentford.
Omar Marmoush (6/10)
Omar Marmoush sempat kesulitan menemukan ritme permainan setelah masuk dari bangku cadangan. Namun pada akhirnya ia berhasil mencetak gol ketiga City di masa injury time setelah menerima umpan matang dari Haaland. (net/did/kim/smr)





