BAZNAS RI dan MUI Bersinergi Pulihkan Aceh dan Sumatra Usai Diterjang Banjir Bandang melalui Program Sedekah Pendidikan

BAZNAS RI dan MUI resmi menjalin kerja sama dalam program sedekah pendidikan di Gedung MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026). Foto: humas Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menjalin kerja sama dalam program sedekah pendidikan. Sebagai langkah awal, dana sebesar Rp600 juta diterima BAZNAS dari MUI untuk disalurkan kepada para korban bencana khususnya di Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumatra Utara (Sumut).

Semarak.co – Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad menyambut baik kerja sama yang terjalin antara BAZNAS dan MUI. Dana sedekah dari MUI ini, kata Idy, akan disalurkan secara tepat sasaran kepada para penyintas bencana di 3 provinsi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dana Rp600 juta ini akan disalurkan untuk Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara dan nanti fokusnya untuk biaya pendidikan korban dan sekolah-sekolah di sana yang terdampak bencana,” ujar Idy di Gedung MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

BAZNAS memiliki tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang track record-nya sudah tidak diragukan lagi dan bersertifikasi internasional. MUI juga memiliki Muslim Disaster Rescue, sehingga kolaborasi ini menurutnya akan berdampak positif dan mendatangkan kemaslahatan bagi umat.

“Jika BAZNAS Tanggap Bencana ini dikolaborasikan dengan tim Muslim Disaster Rescue milik MUI, ini akan menjadi potensi yang luar biasa bagi kemaslahatan umat,” tegas Idy dirilis humas Baznas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Rabu (8/4/2026).

Selain itu, menurut Idy, kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat legitimasi dan jangkauan dakwah dalam setiap aksi kemanusiaan. Sehingga ia berharap, kerja sama ini tidak hanya sebatas pada program-program kebencanaan saja melainkan juga program-program lain yang ada di BAZNAS.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Bencana Mabroer mengatakan, kerja sama dengan BAZNAS dikemas dalam program Sedekah Pendidikan. Program ini secara khusus menyasar anak-anak korban bencana dan lembaga pendidikan swasta.

Seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) serta pesantren yang bukan milik negara sehingga seringkali kesulitan bangkit secara mandiri pascabencana. Bantuan ini memang tidak menyelesaikan masalah, tapi kita berharap ini menjadi salah satu stimulant.

“Utamanya untuk masyarakat umum agar mereka tetap mendapatkan perhatian secara serius, karena sekolah-sekolah swasta di daerah bencana ini sangat tidak berdaya beda dengan sekolah negeri ada intervensi dari negara,” jelas Mabroer dirilis humas Baznas.

Karena itu, lanjut Mabroer, MUI bersama BAZNAS akan memberikan atensi secara khusus sehingga sekolah-sekolah ini dapat segera bangkit dari keterpurukan pascabencana. Harapannya nanti bersama BAZNAS ada tambahan-tambahan lagi dari donasi yang ada dan segera disalurkan.

“Sehingga nanti bisa segera dirasakan manfaatnya untuk anak-anak kita yang ada di daerah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” terang Mabroer sekaligus menutup rilis humas Baznas. (hms/smr)

Pos terkait