Kementerian UMKM Perkuat Promosi Produk Lokal dalam ASEAN Plus Cadet Sail 2026 di Belawan Medan Sumut

Kementerian UMKM terus memperkuat promosi produk lokal melalui partisipasi dalam rangkaian kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 bertepatan kedatangan KRI Bima Suci yang bersandar di Dermaga 104 Ujung Baru pada 5–8 April 2026 di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Foto: humas UMKM

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat promosi produk lokal melalui partisipasi dalam rangkaian kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Semarak.co – Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana menegaskan, ajang internasional menjadi sarana efektif untuk memperluas akses pasar. Kegiatan ini bertepatan dengan kedatangan KRI Bima Suci yang bersandar di Dermaga 104 Ujung Baru pada 5–8 April 2026.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan berskala internasional seperti ASEAN Plus Cadet Sail ini merupakan peluang strategis untuk memperkenalkan produk pengusaha UMKM Indonesia ke pasar global. Kami mendorong pengusaha UMKM agar mampu bersaing dan tampil di panggung internasional,” ujar Temmy dalam sambutan.

Pelabuhan Belawan di Medan ini menjadi lokasi singgah KRI Bima Suci setelah sebelumnya dari Tanjung Priok. Kehadiran kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut ini tidak hanya menjadi bagian dari misi diplomasi maritim, tapi juga membuka peluang strategis untuk memperkenalkan produk pengusaha UMKM Indonesia ke pasar global.

Dalam kegiatan ini, Kementerian UMKM memfasilitasi area showcase bagi 10 pengusaha UMKM lokal di kawasan Kodaeral I Belawan. Produk yang ditampilkan mencakup sektor fesyen, aksesoris, serta makanan dan minuman berbasis kearifan lokal, yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi daerah.

“Kolaborasi antara Kementerian UMKM dan TNI Angkatan Laut merupakan langkah sinergis dalam menghadirkan ruang promosi yang inovatif melalui pemanfaatan infrastruktur public,” ujar Temmy dirilis humas melalui WAGroup Media Teman UMKM, Rabu (8/4/2026).

Selain di Pelabuhan Belawan, dukungan promosi juga diperluas melalui kegiatan Manasik Haji Akbar ke-15 di Asrama Haji Medan pada 6–8 April 2026. Dalam kegiatan yang diikuti lebih dari 1.600 calon jemaah haji itu, Kementerian UMKM kembali memfasilitasi 10 pengusaha UMKM di sektor makanan.

Dan minuman, modest fashion, serta perlengkapan haji dan umrah. Sinergi lintas kementerian dan lembaga turut diperkuat melalui kolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah serta Bank Sumut guna memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ekosistem pengusaha UMKM.

Khususnya dalam mendukung kebutuhan jemaah haji. Secara ekonomi, sektor pengusaha UMKM tetap menjadi pilar utama perekonomian Sumatera Utara dengan kontribusi sebesar 46,51% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2025.

Dengan jumlah sekitar 2 juta unit usaha serta adopsi digital melalui QRIS yang telah menjangkau 1,4 juta pengusaha UMKM, potensi pengembangan sektor ini dinilai sangat besar. Ke depan, harap Temmy, Kementerian UMKM akan terus mendorong penguatan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Seperti kopi, kakao, dan kelapa sawit guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal di pasar global. Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Kementerian UMKM optimistis pengusaha UMKM Indonesia akan semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus pemain aktif di pasar internasional. (hms/smr)

Pos terkait