Videografer Profesional adalah Profesional dan Ahli dalam Produksi Video

Gusti Firlyansah saat mengarahkan gaya para talent karyawan di sebuah perusahaan sebagai salah satu proyek garapannya. Foto: dok pribadi di avesiar.com

Dunia entertainment berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Utamanya hiburan di layar kaca. Jika dulu layar kaca selalu diwakili televisi, tidak halnya dengan sekarang.

semarak.co-Saat ini, layar kaca dimeriahkan dengan kehadiran smartphone yang melalui layar kacanya mampu menyajikan pengalaman audio visual. Sehingga menikmati sajian audio visual bisa di mana saja dan kapan saja.

Bacaan Lainnya

Identik dengan hiburan, dunia entertainment adalah sebuah bisnis yang menjanjikan bagi para profesionalnya. Mulai dari sutradara, produser, videographer, talent, dan lainnya. Kemampuan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dilakukan dengan baik dan didukung pengalaman yang tidak sebentar.

Para profesionalnya pun kini diisi oleh orang-orang muda berbakat. Salah satu profesional muda berbakat di bidang videografer adalah Gusti Firlyansah. Pekerjaannya sebagai videographer profesional bukan pencapaian yang mudah.

Bagi kelahiran Magelang, 20 Juni 1989 ini, videografer profesional adalah seorang yang profesional dan ahli dalam memproduksi video atau film. Karena memproduksi video yang baik itu tidak mudah. Banyak sekali aspek-aspek yang harus dilakukan.

“Setiap tempat memiliki kesulitan tersendiri. Seperti keadaan cahaya, warna properti, luas tempat, dan lain-lain. Sebab itu saya harus membuat video yang baik,” terang pria yang biasa dipanggil Firly seperti dilansir avesiar.com/2021/05/19.

Suami dari Arini Riza ini mengakui bahwa ketika kecil dia tidak pernah membayangkan atau bercita-cita menjalani profesinya yang sekarang. Bahkan di keluarganya pun tidak ada yang berprofesi serupa dengannya.

Setahun setelah lulus dari jurusan penyutradaraan, fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 2012, Firly memulai karirnya menjadi kru tim produksi di Global TV. Pekerjaan tersebut menurut dia cukup menyenangkan. Bahkan dia punya figur favorit di bidang yang sama.

Di Indonesia, Firly menyukai figur videografer Chandra Hidayatullah, karena memiliki kemampuan istimewa untuk mendesign frame. Sedangkan dari luar negeri, figur favoritnya adalah Brandon Li karena Firly banyak belajar tentang solo film making. Dengan teknik tersebut, kru film yang seharusnya banyak, bisa dikurangi jumlahnya.

Producer Associate – Director beberapa program Global TV kurun 2012 – 2017 seperti Rindu Suara Adzan, Ayahku Hebat, Ala Resep Chef Juna, dan Hompimpa ini mengatakan bahwa tujuan utama profesi tersebut karena dia senang menjalaninya.

“Dan saya bisa mendapatkan rezeki dari profesi ini. Kalau untuk mada depan yang lebih menjamin, wallahu’alam. Semoga Allah memudahkan langkah saya dalam berkarya dan mencari rezeki yang berkah,” ucapnya.

Setelah sekitar 7 tahun bekerja di beberapa perusahaan, ayah dari seorang putra ini kemudian memutuskan untuk mengibarkan bendera sendiri dengan nama Feetra Film. Klien-klien pada awal berdikari tersebut yaitu lembaga pendidikan anak, video  pre-wedding, dan iklan apartemen.

“Sukanya banyak. Misalnya jalan-jalan gratis, melihat suasana baru, teman baru. Sedangkan dukanya jujur ngga ada. Semuanya saya nikmati. Semua tantangan atau kesulitan saya lihat itu dari Allah untuk saya,” katanya optimis.

Bagi pria yang menikah 2014, yang harus diperhatikan dari profesi ini adalah harus terus mengikuti perkembangan dan update tren. Kesulitan dan tantangan dari profesi ini, lanjut dia, adalah melawan rasa malas dari diri sendiri. Karena harus terus belajar dan melihat dunia luar sebagai asupan referensi.

Rasa syukurnya semakin lengkap karena profesinya tersebut didukung oleh sang istri. Dia mengaku istrinya selalu memberikan semangat. “Alhamdulillah istri mendukung penuh. Karena istri saya itu ngefans sama saya, jadi kayaknya saya ngapain aja dia pasti dukung kok. Hahaha,” bebernya kemudian tertawa.

Sepanjang karirnya, karya yang berkesan menurut dia adalah program drama religi Rindu Suara Adzan yang tayang di Global TV. “Saya suka dengan produksi drama dan apalagi kontennya agama. Itu bagi saya kerja sambil belajar ngaji. Dan Alhamdulillah program itu juga ratingnya bagus,” jelas pria yang merahasiakan jumlah penghasilannya ini.

Firly punya misi ke depan ingin membuat perusahaan kreatif, sebuah rumah produksi video yang baik, jujur, amanah, dan ada nilai dakwahnya. Menurut dia, anak muda jaman sekarang semakin berani unjuk gigi atas profesi yang mereka jalani. Lagi-lagi mantan movie/video director di ESQ Group ini bersyukur dengan dukungan orang tuanya yang memotivasinya.

“Alhamdulillah orang tua saya selalu mendoakan dan saya selalu minta doa restu mereka, Karena saya yakin sekali bahwa setiap nafas dan langkah saya membutuhkan doa dari orang tua. Semuanya Insya Allah berkah,” tutupnya. (ave/smr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *