Trump Bikin Geger: AS Belum Tentu Bela Inggris Jika Perang Malvinas Pecah Lagi

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menimbulkan ketegangan baru dalam sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas, setelah menyatakan belum tentu Washington mendukung Inggris secara terbuka jika konflik kembali pecah dengan Argentina di masa depan.

Semarak.co – Komentar Trump disampaikan dalam wawancara dengan GB News yang ditayangkan Kamis, 3 September 2026. Ia mengaitkan sikap tersebut dengan minimnya dukungan Inggris terhadap operasi langsung militer Amerika melawan Iran.

Bacaan Lainnya

Trump mengingatkan, Inggris tidak memberikan bantuan yang menurutnya diharapkan Washington dalam perang Iran. Pernyataan itu kemudian membuat posisi Paman Sam terhadap sengketa Falkland kembali menjadi sorotan internasional dan diplomatik global.

Kepulauan Falkland, yang dikenal Argentina sebagai Malvinas, berada di bawah pemerintahan Inggris tetapi tetap diklaim Argentina. Kedua negara pernah berperang memerebutkan wilayah tersebut pada tahun 1982 dalam konflik singkat mematikan dan berdarah.

Presiden Argentina Javier Milei menyambut pernyataan Trump sebagai perkembangan penting. Pemerintah Argentina selama ini menegaskan klaim kedaulatan atas Falkland dan mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur diplomatik secara damai dan permanen.

Inggris menegaskan kembali pendiriannya mengenai kepulauan tersebut. London menyatakan komitmen terhadap hak menentukan nasib sendiri penduduk Malvinas, yang pada referendum 2013 memilih secara tegas untuk memertahankan status sebagai wilayah Inggris untuk selamanya.

Sikap Trump berpotensi menguji kembali hubungan khusus Amerika dan Inggris. Washington sebelumnya memertahankan posisi hati-hati mengenai kedaulatan, meskipun mengakui pengelolaan kepulauan oleh Inggris secara de facto selama bertahun-tahun.

Seperti dilansir Sky News, Associated Press dan Reuters (4/9/2026), perkembangan ini menjadi perhatian karena perubahan kebijakan AS bisaa memengaruhi keseimbangan diplomatik di Atlantik Selatan. Namun, belum ada keputusan resmi Trump untuk mengubah posisi Washington terhadap Falkland saat ini. (net/gn/sn/ap/kim/smr)

Pos terkait