ilustrasi untuk sosialisasi cegah Covid-19 yang diselenggarakan Sucofindo. foto: Humas Sucofindo

Sebagai komitmen dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, PT Sucofindo mengadakan webinar CEGAH COVID-19 dengan tema Bekerja Tenang, Keluarga Senang, Rumahku Sehat, Sucofindo Kuat. Webinar dilangsungkan melalui media online streaming, Minggu (13/9/2020) disaksikan 3000 peserta, dari masyarakat luas, terutama pegawai Sucofindo beserta keluarga.

semarak.co– Komisaris Utama Sucofindo Veri Anggrijono mengatakan, kegiatan ini bermanfaat dalam menyeragamkan pemahaman mengenai penerapan protokoler kesehatan di masa pandemi di lingkup keluarga secara tepat.

Selain itu, lanjut Veri, webinar ini tak hanya dapat disaksikan pegawai dan keluarga Sucofindo, tapi juga diikuti masyarakat lingkungan sekitar kantor dan tenant Sucofindo.

Kegiatan webinar ini turut mendatangkan pembicara Kepala Puskesman Kecamatan Pancoran dr. Sri Lenita, Ahli Gizi dan Pola Hidup dr. Zairida Rafidah Noor, serta Tim Pelayanan Telekonseling Satgas Covid19 HJ-IPKIJ Dianda Azani.

“Hal ini merupakan komitmen kami untuk mengimplementasikan Sucofindo Peduli terhadap masyarakat,” kata Veri saat membuka acara seperti dirilis Humas Sucofindo, Senin petang (15/9/2020).

Kegiatan ini merupakan respon Sucofindo terhadap perkembangan penyebaran COVID-19, yaitu dalam klaster keluarga. Hal ini berdasarkan sumber dari WHO yang menjelaskan klaster baru di lingkup keluarga.

BACA JUGA :  Sucofindo Salurkan Bantuan Peralatan Pencegahan Covid-19 di Dua Kelurahan Makassar

“Kami berharap kegiatan ini dapat disimak secara seksama dan dapat diimplementasikan oleh keluarga Sucofindo. Tetap disiplin dan tidak kenal lelah. Kami yakin jika dilakukan bersama-sama dengan keluarga, kita bisa menangulangi COVID-19 ini dengan lebih efektif,” ungkap Veri.

Kesempatan yang sama Direktur Utama Sucofindo Bachder Djohan Buddin menyatakan, upaya pencegahan COVID-19 ini masih harus ditingkatkan. “Mengingat masih tingginya angka penyebaran di Indonesia , dan pintu masuk bisa dari berbagai sisi, termasuk dari lingkungan keluarga,” ujar Bachder dirilis yang sama.

Hal ini, lanjut Bachder, telah terlihat dari beberapa kasus dari kluster keluarga. Webinar ini kerja sama dengan Persatuan Ibu-Ibu Sucofindo (Perindo). Kegiatan ini pun menurut Bachder menjadi media dalam sosialisasi Cegah COVID-19 di lingkungan keluarga.

“Sebab kita yakini bersama, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati dan semakin jelas pula bahwa upaya pencegahan ini tidak cukup dilakukan di kantor saja, tapi juga harus kita lakukan di lingkungan rumah,” terang dia.

Sebab tidak dapat dipungkiri, nilai dia, keduanya menjadi terkait satu sama lain dan pihaknya yakin jika dilakukan bersama-sama dengan keluarga, bisa menangulangi COVID19 ini dengan lebih efektif.

BACA JUGA :  Trafik Data Telkomsel Naik Hingga Lebih dari 136% di Hari Lebaran

Kasus tanpa gejala juga patut diwaspadai dalam penyebaran Covid-19. “Kita bagaikan rantai, sehingga jika ada satu saja kelalaian, maka hal ini akan mempengaruhi kita semua,” paparnya.

Banyak kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), ujar Bachder, yang tidak sadar telah menjadi pembawa virus kepada anggota keluarga yang lain. “Sayangi para orang tua dengan menjaga diri sendiri dan mematuhi protokol CEGAH COVID-19,” kata Bachder.

Karena itu, Bachder menghimbau agar tiap masyarakat diperlukan dalam berdisiplin menjaga diri dan saling peduli, melindungi keluarga serta menjaga orang lain. “Jangan lelah untuk disiplin mengikuti protokol COVID-19,” ujar Bachder.

Sebagai komitmen dalam meminimalisir penyebaran COVID-19 di lingkungan Kerja, Sucofindo mengusung kebijakan yang patut diimplementasikan oleh pegawai, yaitu 5 Golden Rules.

“Kebijakan ini mengimbau pegawai untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan tetap peduli mematuhi protokol,” ujar Bachder.

Implementasi di lingkungan Sucofindo lainnya adalah pengukuran suhu tubuh bagi yang akan memasuki gedung Graha Sucofindo dengan menggunakan sensor thermal, menerapkan physical distancing yang salah satunya mengikuti tata cara penggunaan lift yang berjarak.

BACA JUGA :  Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO pada Pemerintah Kota Kupang

Sucofindo juga telah melakukan penataan ruangan yang berjarak dan rutin penyemprotan cairan disinfektan selama dua minggu sekali di dalam kantor. Selain itu terdapat protokol pelaksanaan pekerjaan lapangan (offsite) dengan salah satunya pemakaian APD lengkap sesuai dengan standar operasional industri.

Selain itu, Sucofindo berkomitmen meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja dengan melayani jasa pengujian kualitas udara dan jasa Disinfection Monitoring.

Jasa ini memonitor bagaimana perusahaan menerapkan protokol kesehatan serta melakukan cek atas keefektifan proses disinfektasi di lingkungan usaha, terutama di bagian yang sering terpapar publik. (smr)

LEAVE A REPLY